Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Black Diamond Resources Tbk. (Ilustrasi: Perseroan)

PT Black Diamond Resources Tbk. (Ilustrasi: Perseroan)

Tenang, Sujaka Lays Masih Genggam 42% Saham Black Diamond (COAL)

Senin, 10 Okt 2022 | 15:37 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Konglomerat muda Sujaka Lays tercatat masih menggenggam 2.625.000.000 saham PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) atau 42%, menurut data per 30 September 2022.

Jumlah tersebut tidak mengalami perubahan sejak COAL pertama kali listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 September 2022.

Baca juga: Sudah Jadi Triliuner, Lo Kheng Hong Tetap Setia sama Mobil Volvo Tahun 1995

Pemegang saham COAL sebelum initial public offering (IPO) pun tercatat tetap sama hingga data per 30 September 2022, yakni PT Esa Gemilang 1,5 miliar saham atau 24%, Arie Rinaldi 375 juta saham (6%), PT Alam Tulus Abadi 250 juta (4%), dan Herry Sen 250 juta (4%). Sisanya, masyarakat dengan kepemilikan 20%.

Advertisement

Data tersebut berdasarkan laporan biro administrasi efek PT Adimitra sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi, Senin (10/10/2022).

Pada penutupan perdagangan, Senin ini, saham COAL ditutup di Rp 436 atau membentur batas auto reject bawah (ARB) dengan anjlok 6,84%. Namun, demikian sejak hari pertama listing, COAL sudah terbang 222,96%.

Sujaka Lays menggenggam langsung saham COAL sebanyak 2.625.000.000 saham. Selain itu, presiden direktur PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) tersebut menguasai COAL lewat Alam Tulus Abadi. Pasalnya, Sujaka mengempit 99% saham Alam Tulus Abadi dan 1% sisanya dipegang Marvin Lays.

Pengendali COAL tersebut merupakan warga negara Indonesia yang lahir di Jakarta pada 30 Juni 1981. Saat ini usianya 41 tahun. Dia memperoleh gelar diploma di Perth Western Australia pada tahun 1999. Mengawali karir sejak tahun 1999 sampai sekarang sebagai direktur utama di PT Sampit International. Pada tahun 2017 sebagai direktur utama pada PT Alam Tulus Abadi.

Baca juga: Grup Salim Bakal Kuasai 37,1% Saham BUMI, Kelompok Bakrie 28,3%

Dalam laporan tahunan INCF, Sujaka bergabung dengan Indo Komoditi Korpora sejak 11 November 2015 sampai sekarang. Dan, menjabat presiden direktur INCF berdasarkan Akta No. 10 tanggal 20 Juli 2017 yang dibuat oleh Elly Halida, S.H. Notaris di Jakarta.

Sementara itu, Black Diamond Resources didirikan pada 27 Maret 2017. Saat itu, struktur kepemilikan awal Black Diamond adalah Sujaka Lays 99,95% dan Marvin Lays 0,05%. Setelah itu, struktur kepemilikan COAL mengalami beberapa kali perubahan pada tahun 2020 dan juga pada tahun 2021, hingga akhirnya menggelar IPO.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com