Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Softex Indonesia. Foto: Perseroan.

PT Softex Indonesia. Foto: Perseroan.

Terkonfirmasi, Softex dan Unicharm akan Melantai di Bursa

Thereis Love Kalla/Gita Rossiana, Sabtu, 13 Juli 2019 | 09:40 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Softex Indonesia dipastikan menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham tahun ini. Manajemen Softex Indonesia telah bertemu dengan direksi BEI.

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna Setya mengatakan, manajemen Softex Indonesia telah berkunjung ke BEI untuk menyampaikan minatnya menggelar IPO saham. Hanya saja, perusahaan tersebut belum belum menyampaikan dokumen resmi.

"Softex baru bertemu dengan direktur perdagangan dan pengaturan anggota bursa untuk menyampaikan minatnya. Saat ini IPO sedang diproses perseroan dan memang belum aa dokumen yang dimasukkan hingga kini," katanya.

Bloomberg sebelumnya melansir bahwa Softex Indonesia berencana IPO saham dengan target dana hingga US$ 500 juta tahun ini. Perusahaan yang terkenal dengan produk pembalut wanita tersebut didukung oleh perusahaan investasi terkemuka, CVC Global Partners.

Sebagai informasi, CVC membeli minoritas saham yang signifikan di Softex Indonesia sejak 2015. Langkah tersebut merupakan investasi keempat CVC pada perusahaan swasta di Asia Tenggara.

Mengutip website resmi Softex Indonesia, perseroan berdiri sejak 1976 dan kini telah menjual produk di lebih dari 35 negara di seluruh dunia termasuk Afrika, Eropa, dan Asia Pasifik. Perseroan memiliki dua fasilitas produksi yang berlokasi di Sidoardjo, Jawa Timur dan Tangerang, Banten.

Selain menjualan produk kebersihan wanita, Softex juga menjual berbagai macam produk kebersihan lain, mulai dari perawatan bayi dengan merek Sweety dan Happy Nappy, perawatan orang dewasa dengan merek Confidence, hingga perawatan umum dengan merek Softies.

Jika berjalan lancar, aksi Softex Indonesia ini kemungkinan menjadi salah satu IPO terbesar dalam empat tahun terakhir. Sejak 2016, rekor tertinggi perolehan dana IPO masih dipegang oleh PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) yang mendulang dana hingga Rp 5,16 triliun.

Sementara itu, CVC juga diproyeksikan kian mendulang untung dari investasinya pada sejumlah perusahaan di Indonesia tahun ini. April lalu, perusahaan asal Inggris tersebut melalui Montage Company Ltd melepas 648,5 juta saham atau setara 23,5% di PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA). Dari aksi tersebut, CVC meraup dana Rp 4,2 triliun.

IPO Unicharm

Sementara itu, PT Sinarmas Sekuritas bakal menangani empat perusahaan yang akan melakukan IPO tahun ini. Salah satu dari empat perusahaan tersebut adalah PT Unicharm Indonesia.

Direktur Sinarmas Sekuritas Kerry Rusli mengatakan, empat perusahaan yang akan IPO tersebut berasal dari bermacam-macam sektor. "Macam-macam sektornya, mulai dari sektor riil, jasa, sampai teknologi informasi," ujar dia kepada Investor Daily.

Kerry mengungkapkan, salah satu perusahaan yang akan IPO adalah Unicharm Indonesia yang merupakan anak usaha dari Unicharm Corporation, perusahaan asal Jepang. Dia juga tidak memungkiri nilai IPO dari perusahaan asal Jepang tersebut bisa mencapai Rp 1 triliun. "Untuk Unicharm, iya (bisa Rp1 triliun), namun belum konkret rencananya," jelas dia.

Sebelumnya, manajemen Unicharm mengungkapkan rencananya untuk melepas saham anak usahanya, yakni Unicharm Indonesia, untuk melantai di bursa. Hal ini merupakan strategi perseroan untuk melebarkan sayap ke Asia. Unicharm juga memastikan pasca IPO nanti, kinerja dari Unicharm Indonesia tetap akan terkonsolidasi dengan Unicharm.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA