Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bisnis. Foto: rawpixel (Pixabay)

Ilustrasi bisnis. Foto: rawpixel (Pixabay)

TERPOPULER: Kisruh Nasabah Asuransi, Saham ADMR, hingga Musim Dividen

Jumat, 14 Januari 2022 | 14:02 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, investor.id telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut ini 5 berita yang paling banyak dibaca hingga Jumat (14/1):

1. Nasabah Unit Link Tolak Opsi Penyelesaian dari AIA, AXA Mandiri, dan Prudential

Kelompok nasabah korban asuransi unit link menolak opsi penyelesaian dari PT AIA Financial (AIA), PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri), dan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia). Nasabah ingin pengembalian penuh, sedangkan perusahaan asuransi menawarkan pengembalian 50% premi.

Sikap sejumlah nasabah yang mengaku korban unit link itu diambil setelah melakukan mediasi dengan AIA, AXA Mandiri, dan Prudential Indonesia. Mediasi difasilitasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Kantor OJK, Gedung Sumitro Djojohadikusumo, Jakarta, Rabu (12/1).

2. Melonjak 635%, BEI Suspend Saham Adaro Minerals (ADMR)

Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham PT Adaro Minerals Indonesia (ADMR) setelah melonjak terhitung sejak listing perdana pada 3 Januari 2022.

ADMR sempat menguat dari harga listing perdana Rp 100 menjadi Rp 735. ADMR menorehkan gain hingga 635% hanya dalam delapan hari perdagangan. Lonjakan tersebut mendorong kapitalisasi pasar saham ADMR naik dari Rp 4 triliun menjadi Rp 30 triliun.

3. Duh, Mengapa Harga Saham Antam (ANTM) Jatuh?

Harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam sempat anjlok, bahkan pada perdagangan Rabu (12/1) ditutup auto reject bawah (ARB) ke posisi Rp 1.935 atau terpangkas Rp 145 (6,97%). Berembus kabar jatuhnya harga ANTM karena Indonesia Battery Corporation (IBC) gagal mengakuisisi StreetScooter Engineering, perusahaan kendaraan listrik ringan (electric light commercial vehicle/eLCV).

Adapun IBC dimiliki oleh empat BUMN sektor pertambangan dan energi, yaitu MIND ID, Antam, Pertamina, dan PLN. Masing-masing perusahaan memiliki saham IBC sebesar 25%. Lantas, apakah karena IBC gagal mengakuisisi StreetScooter yang memicu jatuhnya harga ANTM di Bursa Efek Indonesia (BEI)?

4. Rekomendasi Buy, Segini Target Harga Bumi Minerals (BRMS) dari Sucor Sekuritas

PT Sucor Sekuritas merekomendasikan buy saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Ada sejumlah faktor yang mendorong rekomendasi tersebut.

Menurut Sucor Sekuritas, faktor penentu pertama saham BRMS adalah belanja modal yang lebih besar untuk proyek pengolahan bijih emas yang lebih besar di Gorontalo daripada di Palu. Adapun di Gorontalo, Bumi Minerals mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) US$ 110 juta untuk menghasilkan kapasitas 2 ribu ton per ore. Lantas, berapa target harga BRMS ke depan?

5. Sambut Musim Dividen 2022, Apa Saja Saham yang Direkomendasikan?

Musim pembagian dividen 2022 segera tiba. Untuk menyambutnya, Mirae Asset Sekuritas membagikan beberapa rekomendasi saham yang bakal memberikan dividen menarik tahun ini. Apa saja itu?

Analis Mirae Asset Sekuritas Handiman Soetoyo menyebut pembayaran dividen lebih rendah pada 2021, tetapi beberapa perusahaan menaikkan rasio dividen untuk mempertahankan dividen yang menarik. Ditambah, Indonesia membebaskan pajak penghasilan atas dividen tahun buku 2021, yang membuat investasi saham menjadi lebih menarik.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN