Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Batavia Prosperindo Trans Tbk. Sumber: bataviarent.com

PT Batavia Prosperindo Trans Tbk. Sumber: bataviarent.com

Tertekan Pandemi, BPTR Optimistis Dapat Bertumbuh

Selasa, 7 Juli 2020 | 20:43 WIB
Ghafur Fadillah

JAKARTA, investor.id - PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) tetap optimistis di tengah pandemi dan menargetkan pendapatan pada akhir tahun 2020 dapat mencapai Rp 184,41 miliar dan laba bersih Rp 2,07 miliar. Demi memuluskan rencana itu perseroan telah menyiapkan beberapa strategi.

Direktur Utama Perseroan, Paulus Handigdo menjelaskan target tersebut dapat dicapai dengan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan bisnis, salah satunya fokus pada kepuasan pelanggan melalui pelayanan yang maksimal atau Service Oriented. Kemudian untuk melancarkan aliran cashflow, perseroan akan melakukan reaksi cepat atas pelanggan yang berpotensi terlambat dalam melakukan pembayaran.

“Selain itu kami juga berkomitmen untuk menjaga daftar penghasil pendapatan utama agar selalu terbagi setidaknya 8 variasi pelanggan sehingga lebih Diversified, meskipun begitu pelanggan kami saat ini sudah melebihi dari target tersebut,” jelasnya usai paparan publik virtual, Selasa (7/7).

Paulus menambahkan perseroan juga ke depannya berencana mengembangkan sistem informasi teknologi yang tepat guna agar dapat mengoptimalkan beban biaya dan juga melakukan penyempurnaan System In House  perseroan sehingga meningkatkan efisiensi dan kepuasan pelanggan.

Kendati demikian Paulus mengakui pelemahan ekonomi yang terjadi akibat Covid-19 menyebabkan sejumlah pelanggan yang dimiliki perseroan menghentikan kontrak jangka panjang, hal ini terbukti cukup menekan pemasukan perseroan dari sisi Passenger Unit. Meski begitu hal tersebut dapat perseroan imbangi dengan meningkatnya kontrak pada kendaraan Niaga.

“Untuk itu lini bisnis niaga ini akan menjadi fokus tambahan kami pada tahun ini, seperti kendaraan untuk keperluan logistik. Peningkatan ini sejalan dengan pesatnya pertumbuhan e-commerce saat pandemi, sementara dari lini Passenger kami berupaya mengatur strategi agar unit passenger bisa terutilisasi dengan maksimal,” kata dia.

Sementara itu pada kuartal pertama di 2020, emiten yang bergerak di bidang penyedia jasa transportasi terpadu tersebut membukukan pendapatan sebanyak Rp 41,69 miliar atau meningkat tipis 2,43%, dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu Rp 40,70 miliar. Pendapatan ini sebagian besar dikontribusi oleh sewa operasi senilai Rp 38,97 miliar dan jasa pengemudi sejumlah Rp 826,10 juta, dari sisi logistik sendiri perseroan mendapatkan penghasilan yakni Rp 5,11 miliar dari PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Peningkatan itu sejalan dengan beban pokok pendapatan yang terangkat 6.29% menjadi Rp 24,67 miliar sehingga perseroan memperoleh laba bruto Rp 17,02 miliar. Kemudian sejumlah beban seperti gaji dan tunjangan naik 29.03% sedangkan beban umum dan administrasi dapat perseroan tekan hingga 14.12%.

Alhasil setelah dikurangi beban keuangan dan pajak emiten berkode saham BPTR ini mengantongi laba  tahun berjalan sebesar Rp 2,11 miliar, turun 39.19% dari sebelumnya di  tahun 2019 yaitu Rp 3.47 miliar.

“Penurunan laba tersebut diakibatkan meningkatnya beban perawatan kendaraan yang kami miliki, seiring dengan usia kendaraan yang semakin tua,” pungkasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN