Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank INA Perdana Tbk (Foto: Beritasatu.com)

Bank INA Perdana Tbk (Foto: Beritasatu.com)

Tetapkan Harga Rp 4.200-4.380, Bank Ina Bidik Dana Rights Issue Maksimal Rp 1,23 Triliun

Kamis, 16 September 2021 | 21:28 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) akan menggelar penawaran umum terbatas (PUT) III dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue dengan target dana maksimal Rp 1,23 triliun. Target dana tersebut didasarkan dengan jumlah saham yang bakal diterbitkan sebanyak 282.718.750 saham dengan harga penawaran berkisar Rp 4.200-4.380.

Manajemen Bank Ina melalui prospektus yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan bahwa PT Indolife Pensiontama sebagai pemegang saham pengendali perseroan akan melaksanakan haknya. “Apabila saham yang ditawarkan dalam PUT III tidak seluruhnya diaimbil pemegang saham atau pemegang bukti HMEDT, makan sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham liannya yang melakukan pemesanan lebih besar,” tulisnya dalam penjelasan resmi tersebut.

Perseroan juga telah menetapkan jadwal aksi kororasi tersebut, yaitu pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan ditargetkan terbit 27 Oktober dan pencatatan saham di BEI ditargetkan 10 November 2021. Sedangkan tanggal cum HMETD di pasar regular dan negosiasi ditargetkan pada 4 November 2021 dan periode perdagangan HMETD di BEI pada 10-16 November 2021.

Manajemen menyebutkan bahwa pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya dalam rights issue tersebut akan mengakibatkan dilusi kepemilikan saham berkisar 4,76%. Sedangkan pemegang saham yang berhak menerima HMETD adalah pemegang saham perseroan yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada 8 November 2021. “Setiap pemegang 20 saham BINA akan berhak mendapatkan 1 HMETD,” tulisnya melalui penjelasan resminya di BEI, Kamis (16/9).

Terkait penggunaan dana hasil rights issue, manajemen perseroan menyebutkan, Dana yang diperoleh setelah dikurangi seluruh biaya pelaksanaan PUT III akan dimanfaatkan seluruhnya untuk modal kerja dalam hal pelaksanaan kegiatan operasional serta pengembangan usaha perseroan, sesuai dengan strategi perseroan untuk menerapkan digitalisasi dalam proses bisnis perseroan.

Tambahan modal tersebut juga akan membuat perseroan bisa memenuhi persyaratan modal inti sesuai dengan peraturan OJK No. 12/2020 mengenai Konsolidasi Bank Umum. Sementara itu, pada perdagangan saham hari ini, saham BINA ditutup stagnan di level Rp 3.990.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN