Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bursa Efek Paris, Perancis. Foto ilustrasi: ivoox.id

Bursa Efek Paris, Perancis. Foto ilustrasi: ivoox.id

Tiga Bursa Utama Eropa Jumat Ditutup Naik

Gora Kunjana, Sabtu, 16 November 2019 | 09:15 WIB

JAKARTA, investor.id - Tiga bursa utama Eropa yakni, Inggris, Jerman, dan Prancis pada perdagangan Jumat (15/11/2019) ditutup menguat.

Dimulai dari London, saham-saham Inggris ditutup lebih kuat pada perdagangan Jumat  (15/11/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London sedikit naik 0,14% atau 10,18 poin, menjadi 7.302,94 poin.

Whitbread,  perusahaan hotel dan restoran multinasional Inggris melonjak 4,83% , menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan pelayanan kesehatan NMC Health dan kelompok maskapai penerbangan Internasional Consolidated Airlines Group, yang masing-masing meningkat 3,41% dan 2,80%.

Sementara itu, Coca-Cola HBC, jangkar botol Coca-Cola,

menjadi pemain terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 3,13%.

Disusul oleh saham perusahaan konglomerat telekomunikasi multinasional Inggris Vodafone Group  yang merosot sebesar 3,12%. Serta perushaan penyedia asuransi Hiscox turun 2,57%.

Sedang dari Frankfurt dilaporkan, saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (15/11/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 0,47% atau 61,52 poin menjadi 13.241,75 poin.

Perusahaan bahan bangunan multinasional HeidelbergCement membukukan keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terangkat 2,73%.

Disusul saham perusahaan produsen otomotif Volkswagen dan perusahaan farmasi Merck yang masing-masing naik sebesar 1,97% dan 1,74%.

Di sisi lain, perusahaan produsen otomotif Daimler mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 0,90%.

Diikuti oleh saham perusahaan asosiasi pengembang perumahan Vonovia dan kelompok perusahaan energi RWE, yang masing-masing turun sebesar 0,36%,dan 0,31%.

Daimler adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 350,6 juta euro (US$386,8 juta).

Adapun dari Paris dilaporkan, saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat (15/11/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris naik 0,65% atau 38,19 poin, menjadi 5,939,27.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 tercatat 32 saham mencatat kenaikan harga.

Perusahaan bahan konstruksi multinasional Prancis Compagnie de Saint-Gobain terangkat 2,15%, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan farmasi multinasional Prancis Sanofi menguat 1,71%, serta perusahaan perhotelan multinasional Prancis Accor  naik 1,66%.

Sementara itu, perusahaan penyedia layanan kualitas hidup Prancis Sodexo mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan dengan harga sahamnya merosot 1,21%.

Disusul oleh saham kelompok perusahaan industri  Prancis Bouygues kehilangan 0,51%, dan  perusahaan listrik multinasional Prancis Engie SA turun 0,28 %.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA