Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bursa Efek Paris, Perancis. Foto ilustrasi: ivoox.id

Bursa Efek Paris, Perancis. Foto ilustrasi: ivoox.id

Tiga Bursa Utama Eropa Rabu Ditutup Melemah

Gora Kunjana, Kamis, 14 November 2019 | 08:19 WIB

JAKARTA, investor.id - Tiga bursa utama Eropa yakni, Inggris, Jerman, dan Prancis pada perdagangan Rabu (13/11/2019) ditutup melemah.

Dimulai dari London, saham-saham Inggris ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (13/11/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London sedikit turun 0,19% atau 14,23 poin, menjadi 7.351,21 poin.

ITV, sebuah perusahaan media Inggris, menjadi pemain terburuk  (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya kehilangan 3,58%. Disusul saham perusahaan property komersial British Land yang merosot sebesar 3,30%.

Sementara itu, Coca-Cola HBC, jangkar botol Coca-Cola, melonjak 6,10%, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan peritel dan grosir daring khusus terbesar di dunia Ocado Group, serta perusahaan pertambangan logam mulia berbasis di Meksiko , yang masing-masing meningkat 5,49% dan 4,76%.  

Sedang dari Frankfurt dilaporkan, saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (13/11/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah  0,40% atau 53,44 poin menjadi 13.230,07 poin.

Perusahaan perbankan terkemuka Jerman Deutsche bank mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 4,44%.

Diikuti oleh saham perusahaan produsen bahan kimia khusus untuk busa insulasi panas dan plastic polikarbonat transparan Covestro, serta perusahaan bahan bangunan multinasional HeidelbergCement, yang masing-masing turun sebesar 2,52%,dan 2,23%.

Di sisi lain, kelompok perusahaan energy E.ON menguat 1,29%, meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan kimia multinasional Linde, serta asosiasi pengembang perumahan Vonovia,  yang masing-masing naik sebesar 1,21% dan 0,82%.

Perusahaan perangkat lunak multinasional SAP adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 228,9 juta euro (US$251,9 juta).  

Sementara itu dari Paris dilaporkan, saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu (13/11/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris turun 0,21% atau 12,66 poin, menjadi 5,907,09.

Perusahaan bahan konstruksi multinasional Prancis Compagnie de Saint-Gobain mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan dengan harga sahamnya jatuh 3,50%.

Disusul oleh bank investasi dan perusahaan jasa keuangan multinasional Prancis Societe Generale yang kehilangan 2,10%, serta saham perusahaan produsen otomotif multinasional Prancis Peugeot turun 2,10 %.

Sementara itu, perusahaan optic mata internasional berbasis di Prancis EssilorLuxottica, terangkat 1,88%, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan makanan internasional Prancis Danone serta produsen barang-barang fashion ewah Prancis Hermes Intl, yang masing-masing naik 1,48% dan 1,34%.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA