Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Suasana di lantai New York Stock Exchange (NYSE) pada 5 Agustus 2019 di Wall Street, New York City, Amerika Serikat (AS). AFP / Johannes EISELE

Suasana di lantai New York Stock Exchange (NYSE) pada 5 Agustus 2019 di Wall Street, New York City, Amerika Serikat (AS). AFP / Johannes EISELE

Tiongkok Batal Kunjungoi Pertanian AS, Bursa Wall Street Jatuh

Gora Kunjana, Sabtu, 21 September 2019 | 08:00 WIB

NEW YORK, investor.id - Saham-saham di bursa Wall Street jatuh pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), dan berakhir lebih rendah selama sepekan, setelah delegasi pertanian Tiongkok membatalkan kunjungan yang direncanakan ke Montana, mengurangi optimism tentang pembicaraan dagang AS-Toiongkok.

Delegasi yang telah dijadwalkan untuk mengunjungi Negara-negara bagian pertanian AS minggu depan akan kembali ke Tiongkok lebih cepat dari yang dijadwalkan sebelumnya, kata Biro Pertanian Montana.

Indeks saham utama jatuh ke wilayah negative setelah pembatalan yang terjadi ketika pembicaraan perdagangan diadakan di Washington dan Presiden AS Donald Trump mengatakan dia menginginkan kesepakatan perdagangan yang lengkap, bukan hanya kesepakatan bagi Tiongkok untuk membeli lebih banyak barang pertanian AS.

Sebelum berita ini, S&P 500 dan Dow berada di wilayah positif.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 159,72 poin atau 0,59% menjadi berakhir di 26.935,07. Indeks S&P 500 turun 14,72 poin atau 0,049% menjadi 2.992,07 poin. Sedangkan indeks Komposit Nasdaq berkurang 65,21 poin atau 0,80% menjadi 8.117,67.

Untuk minggu ini, S&P 500 turun 0,52%, Dow kehilangan 1,05% dan Nasdaq turun 0,72%.

Selama berbulan-bulan, Wall Street memantul ke atas dank e bawah dengan tanda-tanda perbankan atau kemunduran dalam pembicaraan perdagangan, seringkali berdasarkan komentar atau cuitan dari Trump, sebuah siklus yang telah biasa digunakan para investor.

Optimisme perdagangan dalam beberapa minggu terakhir membantu meningkatkan S&P 500 menjadi sedikit di bawah rekor tertinggi sepanjang masa pada Juli.

Delapan dari 11 sektor utama S&P  jatuh pada Jumat (20/9/2019). Indeks consumer discretionary S&P 500 dan indeks teknologi informasi S&P 500 yang sensitive terhadap tariff, masing-masing mengalami penuruanan paling besar, turun 1,2% dan 1,1%. Indeks chips Philadelphia turun 1,8%.

Netflix jatuh 5,5% setelah CEO Reed Hastings membuat komentar menggarisbawahi meningkatnya biaya dan meningkatnya persaingan dari Walt Disney Co, Apple Inc dan layanan streaming video lainnya.

Sementara itu, indeks kesehatan S^P 500 yang telah menjadi sektor S&P dengan kinerja terburuk tahun ini, mencatat kenaikan terbesar di antara 11 sektor utama, terangkat 0,6%.

Merck & Co naik 1,4% setelah obat perusahaan Pifeltro dan Deistrigo menerima persetujuan FDA untuk digunakan pada pasien dewasa dengan HIV-1 yang ditekan secara virus.

Roku Inc jatuh 19,2% setelah Pivotal research memulai peliputan sahamnya dengan peringkat “jual”.

Xilinx Inc turun  6,8%, setelah kepala keuangan perusahaan Lorenzo Flores mengatakan ia akan mundur, mendorong Bank of America Merrill untuk menurunkan peringkat pembuat chip itu menjadi “netral”. Demikian laporan yang dikutip Reuters.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA