Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ultimate Shareholder PT Allo Bank Indonesia Tbk. Chairul Tanjung. Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Ultimate Shareholder PT Allo Bank Indonesia Tbk. Chairul Tanjung. Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Top! Laba Bersih Allo Bank (BBHI) Melonjak 556%

Jumat, 29 Juli 2022 | 19:31 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) membukukan lonjakan laba periode berjalan sebesar 556,94% menjadi Rp 150,62 miliar pada semester I-2022 dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 22,92 miliar.

Pertumbuhan BBHI tersebut didukung oleh peningkatan pendapatan bunga bersih menjadi Rp 217,24 miliar pada semester I-2022, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 53,47 miliar. Sedangkan provisi dan komisi meningkat pesat dari Rp 642,04 juta menjadi Rp 117,95 miliar.

Perseroan juga mencatatkan peningkatan beban operasional dari Rp 38,72 miliar menjadi Rp 105,94 miliar. Adapun laba sebelum beban pajak melesat dari Rp 23,78 miliar menjadi Rp 195,68 miliar.

Meski laba bersih melesat, laba per saham BBHI hanya naik dari Rp 10,96 menjadi Rp 18,73.

Baca juga: Potensi Besar Allo Bank (BBHI), Sahamnya Masih Bisa Naik?

Sebelumnya, analis Samuel Sekuritas Paula Ruth Prawinoto mengungkapkan, Allo Bank memiliki potensi yang besar, seiring bergabungnya bank digital milik Chairul Tanjung ini ke dalam beberapa ekosistem multiverse. Optimisme perseroan kian bertambah pasca meluncurkan aplikasi resminya pada Mei 2022.

Allo Bank telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, serta menjadi bagian dari sejumlah ekosistem, yang memberikan peluang basis pengguna serta digital touchpoint yang cukup besar dalam jangka panjang. Beberapa ekosistem tersebut antara lain CT Corp (gaya hidup, keuangan, F&B, media, dan lainnya), Bukalapak (e-commerce, fintech, dan lainnya), serta grup lainnya (Salim, Traveloka, Grab).

“Didukung dengan sejumlah kerja sama tersebut, kami memperkirakan Allo Bank akan membukukan pertumbuhan luar biasa dalam total jumlah pengguna, melesat 171% (yoy) dari 3,5 juta di 2022 menjadi 9,5 juta pada 2023. Ini dibandingkan sekitar 1 juta pada Mei 2022. Adapun aplikasi Allo Bank pertama kali diluncurkan pada 20 Mei 2022,” papar Paula dalam risetnya.

Baca juga: Chairul Tanjung Masih Optimistis ke Saham Allo Bank (BBHI): Cuannya Gede!

Setelah peluncuran resmi aplikasinya pada Mei 2022, yang telah diuji coba secara terbatas pada akhir 2021, bank digital berkode saham BBHI ini akan terus memperkuat fitur digitalnya. Manajemen menyebutkan bahwa mereka menemukan beberapa fitur dalam aplikasinya yang masih dapat ditingkatkan.

Paula menyatakan, pihaknya tetap optimistis BBHI dapat meningkatkan produk dan pengalaman pengguna secara bertahap. Sebab BBHI masih berupaya meningkatkan aplikasinya secara bertahap, saat ini analis mengasumsikan rata-rata saldo simpanan per pengguna aplikasi BBHI lebih rendah dibandingkan dengan bank digital lain yang didukung ekosistem

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com