Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu kegiatan Total Bangun Persada. Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Salah satu kegiatan Total Bangun Persada. Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Total Bangun Bidik Kontrak Baru Rp 2 Triliun

Minggu, 17 Januari 2021 | 13:22 WIB
Muhammad Ghafur Fadila

JAKARTA, Investor.id - PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) menargetkan pertumbuhan pendapatan menjadi Rp 2 triliun tahun ini, dibandingkan perkiraan tahun lalu senilai Rp 1 triliun. Laba bersih juga diperkirakan meningkat menjadi Rp 75 miliar, dibandingkan perkiraan 2020 senilai Rp 50 miliar.

Perkiraan pertumbuhan kinerja keuangan tersebut akan direalisasi dengan raihan kontrak baru tahun ini mencapai Rp 2 triliun, dibandingkan pencapaian tahun 2020 senilai Rp 856 miliar. Seluruh target tersebut didukung ekspektasi mulai membaiknya sektor infrastruktur sepanjang tahun 2021.

Sekretaris Perusahaan Total Bangun Persada Mahmilan Sugiyo mengatakan, guna mencapai target itu perseroan akan fokus pada spesialisasi utama sebagai kontraktor gedung bertingkat premium serta berhati-hati dalam menjaga cash flow. “Dengan demikian, target kontrak baru kami Rp 2 triliun,“ jelasnya saat dihubungi oleh Investor Daily di Jakarta, belum lama ini.

Berdasarkan catatan Investor Daily, Total Bangun sebelumnya merevisi turun target kinerja keuangan tahun 2020, yaitu target laba bersih dipangksas dari Rp 175 miliar menjadi Rp 50 miliar dan pendapatan Rp 1 triliun dari Rp 2,3 triliun. Langkah ini dilakukan seiring dengan pelemahan bisnis konstruksi akibat pandemi Covid-19.

Guna mencapai target pertumbuhan kinerja keuangan dan kontrak baru sepanjang tahun ini, Mahmilan mengutarakan, perseroan telah menyiapkan anggaran belanja modal sebanyak Rp 3 miliar yang rencananya digunakan untuk pembelian peralatan proyek, peralatan dan software IT untuk mendukung kegiatan operasional. Adapun sumber dana tersebut berasal dari kas internal. “Sedangkan, untuk peluang pendapatan selain bisnis inti, sampai saat ini kami masih belum ada rencana untuk diversifikasi bisnis,” ujarnya.

Total Bangun Persada sebelumnya sukses merealisasikan kontrak sebesar Rp 856 miliar dari sebelumnya Rp 500 miliar yang ditargetkan. Kontrak tersebut berasal dari berbagai macam proyek properti seperti pembangunan hotel, gedung pendidikan, apartemen, perkantoran, industrial dan pusat perbelanjaan.

Sedangkan laporan keuangan terakhir yang dipublikasikan perseroan mencatatkan pendapatan sebanyak Rp 1,80 triliun di akhir September 2020. Raihan ini turun 7,22% dari realisasi periode yang sama pada tahun 2019, yakni Rp 1,94 triliun.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN