Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) Donald Sihombing (tiga dari kiri) bersama jajaran direksi TOPS (ki-ka) Eko Wardoyo, Joni, Salomo Sihombing, Andre Chandra Biantoro dan Sung Hyun Jim Baik (kanan), berbincang di sela paparan publik, Jakarta, Selasa (25/6/2019). Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Direktur Utama PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) Donald Sihombing (tiga dari kiri) bersama jajaran direksi TOPS (ki-ka) Eko Wardoyo, Joni, Salomo Sihombing, Andre Chandra Biantoro dan Sung Hyun Jim Baik (kanan), berbincang di sela paparan publik, Jakarta, Selasa (25/6/2019). Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Totalindo Eka Persada Kantongi Kontrak Baru Rp 2,3 Triliun

Kamis, 19 Desember 2019 | 11:36 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) telah mengantongi kontrak baru senilai Rp 2,3 triliun, atau 91% dari target tahun ini sebesar Rp 2,5 triliun. Perseroan cenderung optimistis terhadap berbagai peluang kontrak baru pada tahun depan

Direktur Utama Totalindo Eka Persada Donald Sihombing mengatakan, perseroan meyakini bisa mencapai target-target kontrak baru di tahun mendatang. Pasalnya sampai di awal tahun depan perseroan masih mengikuti proses tender dengan pipeline sebesar Rp 9 triliun dan pipeline tersebut diproyeksikan terus bertambah di tahun 2020. 

“Perseron mendapatkan penambahan kontrak baru di akhir Desember 2019 senilai Rp 88 miliar untuk proyek Apartement 31 Sahid Sudirman Suites Makassar,” jelas dia dalam keterangan resmi, Rabu (19/12)

Sementara itu, Totalindo Eka Persada akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Desember untuk meminta persetujuan para pemegang saham dalam rencana menerbitkan saham baru dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). 

Perseroan berencana untuk melakukan PHMETD yang mencakup pemberian hak untuk membeli sebanyak-banyaknya 4 miliar saham dengan nilai nominal Rp20 per saham. 

Menurut Donald, aksi rights issue iniakan berpengaruh terhadap kondisi keuangan perseroan yaitu memperkuat modal kerja agar perseroan dapat menambah dan memperluas ruang lingkup kerja. Alhasil, perseroan dapat menambah daya saing. Selain itu, aksi ini bakal juga memperkuat modal dasar perseroan untuk pertumbuhan  yang lebih baik dan menurunkan tingkat utang. 

“Dengan meningkatnya kekuatan kondisi keuangan dan daya saing, perseron berharap dapat memberikan imbal hasil investasi tambahan bagi pemegang saham perseroan,” jelas dia. 

Dalam prospektus sebelumnya disebutkan, para pemegang saham perusahaan yang tidak melaksanakan haknya akan terkena dilusi atau penurunan persentase kepemilikan saham sebanyak-banyaknya 10,72%. Adapun, struktur pemegang saham Totalindo Eka Persada adalah 63,03% dipegang oleh PT Totalindo Investama Persada, 12,1% digenggam oleh PT Mahkota Properti Indo Senayan dan 24,87% dikuasai oleh masyarakat. 

Lebih lanjut,  emiten berkode saham TOPS ini sebelumnya  menargetkan pendapatan sepanjang tahun 2019 mampu mencapai Rp 2 triliun atau naik 42,8% dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar Rp 1,4 triliun.

Laba bersih diproyeksikan mencapai Rp 200 miliar atau melesat 580% dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 29,39 milir. Lonjakan kinerja keuangan itu aka ditopang oleh perolehan kontrak baru. 

Sepanjang tahun ini, perseroan mengantongi berbagai kontrak baru dari segmen proyek gedung dan apartemen, antara lain proyek Klapa Village Tower B, Rusun Cilangkap, Gedung Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung RI, Kingland Avenue Apartment, dan Apartment Sahid Asena.

Selain itu, perseroan berencana merambah bisnis baru dengan berinvestasi pada pengembang properti. Tahun ini, perseroan menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 200 miliar.

Editor : Elly Rahmawati (ely_rahmawati@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN