Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Trimegah AM targetkan perolehan dana AUM Trimegah Dana Tetap syariah mencapai Rp 200-300 miliar

Trimegah AM targetkan perolehan dana AUM Trimegah Dana Tetap syariah mencapai Rp 200-300 miliar

Trimegah Asset Management Luncurkan Reksa Dana Trimegah Dana Tetap Syariah

Kamis, 5 Desember 2019 | 19:54 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id — PT Trimegah Asset Management (Trimegah AM) mengumumkan peluncuran reksa dana pendapatan tetap yakni Trimegah Dana Tetap Syariah. Pihaknya menargetkan perolehan dana kelola (Asset Under Management/AUM) pada produk ini mencapai Rp 200-300 miliar di akhir tahun 2019.

Presiden Direktur Trimegah AM Antony Dirga mengatakan, produk reksa dana tersebut akan menempatkan portofolio sebanyak 80%-100% pada efek pendapatan tetap syariah termasuk sukuk yang diperdagangkan.

“Sekitar 0%-20% dari total portofolio juga ditempatkan pada efek syariah bersifat ekuitas dan instrumen pasar uang syariah dalam negeri yang memiliki jatuh tempo tidak lebih dari 1 tahun atau deposito,” ujar Antony saat peluncuran produk, Kamis (5/12).

Secara rinci Head of Fixed Income Darma Yudha mengatakan, portofolio produk reksadana tersebut akan lebih overweight ke obligasi pemerintah. Karena pihkanya menilai tahun depan perekonomian Indonesia masih kurang menjanjikan.

Diterbitkannya reksa dana syariah berbasis efek ini pendaatan tetap syariah ini karena industri keuangan syariah telah mengalami pertumbuhan yang pesat. “Sejak 2013 sampai 2018 perbankan syariah menunjukan pertumbuhan sekitar 15% per tahun dibandingkan pertumbuhan perbankan secara keseluruhan sebesar 10% per tahun,” jelas Antony.

Antony menambahkan, secara paralel industri reksadana syariah juga bertumbuh hampir 30% dibandingkan pertumbuhan yang di konvensional selama 5 tahun terakhir yakni 20%.

Lebih lanjut, Yudha menilai berinvestasi di pendapatan tetap saat ini cukup menarik karena outlook di tahun 2020 masih ada tren penurunan suku bunga dan bagus untuk kenaikan harga obligasi.

“Untuk outlook tahun 2020 forecast premier kami akan menurun ke 6,25%, sekarang masih ada di level 7,1%. Kalau diartikan ke proyeksi kinerja reksadana ini mungkin dengan asumsi itu kita bisa mendapatkan return indikasi 7%-9% di tahun 2020, ini prospeknya masih cukup menarik di tahun 2020,” ujar Yudha.

Sementara itu, produk reksa dana syariah yang baru saja diluncurkan ini merupakan produk ketiga Trimegah AM di tahun 2019. Sebelumnya sudah ada dua produk yang diluncurkan yakni reksa dana fix income dan Trimegah balance absolute strategy.

“Trimegah balance absolute strategy ini saya kira baru kami yang pertama meluncurkan di Indonesia. Di reksa dana ini kita berinvestasi tanpa terikat oleh indeks,” ujar Antony.

Kemudian untuk AUM produk syariah ini dinilai masih bisa bertumbuh mencapai Rp 1-2 triliun kedepannya. Menurut Antony pertumbuhan reksa dana syariah di Indonesia pangsa pasarnya masih cukup besar.

Dengan diluncurkannya Trimegah Dana Tetap Syariah, Trimegah AM telah memiliki produk reksa dana syariah yang lengkap yakni TRIM syariah saham pada reksa dana saham syariah, TRIM Berimbang pada reksa dana campuran syariah, dan Trimegah Kas Syariah pada reksa dana pasa uang syariah.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN