Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Minat pemodal terhadap saham-saham baru di pasar perdana atau initial public offering (IPO) tetap tinggi.  Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Minat pemodal terhadap saham-saham baru di pasar perdana atau initial public offering (IPO) tetap tinggi. Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Trinitan Metals and Minerals Siap Melantai di BEI

Gora Kunjana, Rabu, 9 Oktober 2019 | 00:02 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (Perseroan), pada Rabu (9/10/2019) resmi mencatatkan sahamnya pada papan utama di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham “PURE”. Dengan tercatatnya saham PT Trinitan Metals and Minerals Tbk di Bursa Efek Indonesia, Perseroan menjadi perusahaan ke-40 yang melantai di Bursa pada tahun ini.

Dalam Penawaran Umum Perdana Saham ini, Perseroan melepas sebesar 333.333.500 lembar saham dengan harga penawaran Rp 300 per saham, sehingga dana yang berhasil dihimpun oleh Perseroan sebesar Rp 100.000.050.000,-.

Dalam masa penawaran umum, saham PURE diminati oleh publik, terbukti saham PURE mengalami oversubscribe sebanyak 324 kali dari pooling.

Perseroan juga mengadakan program Employee Stock Allocation (ESA) dengan mengalokasikan saham sebesar 955.000 lembar saham atau sebesar 0,29% dari jumlah SahamYang Ditawarkan.

Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebesar 333.333.500 Waran Seri I yang menyertai Saham Baru Perseroan dengan harga Pelaksanaan sebesar Rp 360,- per saham, sehingga Total Hasil Pelaksanaan Waran Seri I adalah sebesar Rp120.000.060.000,-.

Perseroan menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi dalam IPO ini.

Richard Tandiono, Presiden Direktur PT Trinitan Metals and Minerals Tbk mengatakan bahwa dana yang diperoleh dari hasil IPO ini setelah dikurangi seluruh biayabiaya emisi saham, sebesar 76,28% akan digunakan untuk belanja modal, yaitu: pembelian mesin dan peralatan seiring dengan pengembangan kegiatan usaha, serta penambahan area produksi di Jl. Parung Tanjung No. 89, Cicadas, Gunung Putri, Kab. Bogor dan sebesar 23,72% akan digunakan untuk modal kerja Perseroan.

PT Trinitan Metals and Minerals didirikan pada tahun 2009 yang merupakan perusahaan pengolah logam dan bahan mineral (smelter) yang berfokus pada penggunaan teknologi yang ramah lingkungan dan berfokus untuk menghasilkan produk dengan kualitas terbaik, dengan produk akhir berupa Timbal (Pb) dan Antimoni (Sb).

Pada tahun 2015, Perseroan mengimplementasikan proses produksi modern yaitu proses Hydrometallurgy seperti Electrolysis, dan Electrowinning. Hydrometallurgy adalah suatu metode untuk memperoleh logam dari sumbernya dengan melibatkan reaksi-reaksi kimia dalam larutan berair.

Electrolysis adalah proses arus listrik dialirkan melalui larutan elektrolit, yaitu energi listrik diubah menjadi energi kimia, Proses ini lebih ramah lingkungan dan menghasilkan limbah yang sangat minim.

Electrowinning adalah sebuah proses yang digunakan untuk memperoleh metal dari konsentrasi metal yang ada didalam larutan dengan menggunakan arus listrik melalui elektroda yang dimasukan ke dalam larutan tersebut.

Perseroan mampu menjalankan proses-proses modern ini dengan baik sehingga hampir tidak ada limbah yang dihasilkan. Hal ini sejalan dengan visi Perseroan sebagai aset bagi Bangsa dan Negara Indonesia dalam pengembangan dan pengolahan bahan sumber daya alam dan mineral yang ada di Indonesia.

“Perseroan berkomitmen untuk berinovasi dan terus meningkatkan kinerja Perseroan dan mengembangkan proses-proses yang ramah lingkungan, efektif dan effisien serta produkproduk baru seperti Ekstraksi Perak (Ag), Nikel (Ni), Timah Putih (Sn) dan Bismuth (Bi). Sehingga Kami dapat terus meningkatkan nilai bahan tambang di Indonesia serta dapat melakukan pemurnian lebih banyak jenis Metals dan Minerals ke depannya,” katanya dalam keterangan tertulisnya.

Saat ini produk Perseroan digunakan oleh Pelanggan yang bergerak di bidang Industri Battery Manufacture 71,1%, industry pembuat Antimony Trioxide 11,9%, industri Metals Processing/ smelter 7,3%, industry Solder 4,7%, dan industri pertahanan 5,2%.

Produk sudah dipasarkan sekitar 56% di pasar lokal dan 44% di ekspor ke beberapa negara seperti Malaysia, Thailand, Korea, Jepang, Tiongkok, dan Fiji. Perusahaan yang berlokasi Jl Parung Tanjung, Gunung Putri ini memiliki satu pabrik dengan kapasitas produksi per tahun sebesar 39.700 MT.

Dalam waktu dekat Perseroan berencana meningkatkan kapastitas produksi untuk memenuhi demand dari pelanggan dalam dan luar negeri.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA