Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Listing perdana Triniti Land (TRIN) di BEI, Rabu (15/1/2020). Foto: UTHAN A RACHIM

Listing perdana Triniti Land (TRIN) di BEI, Rabu (15/1/2020). Foto: UTHAN A RACHIM

LISTING DI BEI

Triniti Land Incar Laba Bersih Rp 110 Miliar

Thereis Kalla, (elgor)  Kamis, 16 Januari 2020 | 08:53 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) atau Triniti Land menargetkan laba bersih sebesar Rp 110 miliar pada 2020. Perseroan memproyeksikan dua proyek yang sedang dibangun akan mendorong pendapatan perseroan hingga akhir tahun ini.

Direktur Utama Triniti Land Ishak Chandra mengungkapkan, proyek Collins Boulevard di Serpong, Tanggerang dan Marc’s Boulevard di Batam akan menjadi pendorong pendapatan perseroan dalam tiga tahun ke depan. “Tahun 2020, target profit kami antara Rp 90 miliar sampai Rp 110 miliar,” ujar Ishak usai listing perdana saham Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (15/1).

Dia menjelaskan, proyek Collins di Serpong dan Marc Boulevard di Batam dalam tiga tahun ke depan diprediksi menyumbang pendapatan terbesar. Tapi tak menutup kemungkinan juga akan dikontribusi dari proyek lain. “Karena setiap tahun kita ada proyek baru dalam pipeline perseroan,” ungkap Ishak.

Dia menambahkan, hingga akhir tahun ini perseroan mengincar target marketing sales sebesar Rp 800 miliar hingga Rp 900 miliar. Menurut dia, dengan memerinci target pasar Triniti Land, maka akan mendorong pertumbuhan perseroan.

“Target market kita adalah generasi millenial di kisaran umur 29–32 tahun,” kata dia.

Triniti Land resmi melantai di BEI sebagai emiten ke-6 di tahun 2020. Triniti Land akan diperdagangkan dengan kode saham TRIN dan tergabung dalam sektor properti, real estat dan konstruksi bangunan dan tercatat di papan utama dalam papan pencatatan saham.

Dalam pelaksanaan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 3,17 kali secara total dan 218 kali dari pooling. Perseroan melepas sebanyak-banyaknya 1,09 miliar saham biasa atas nama atau sebanyak-banyaknya 25% dari jumlah seluruh modal disetor perseroan setelah IPO dan konversi Mandatory Convertible Bond (MCB).

Saham TRIN ditawarkan dengan harga penawaran perdana sebesar Rp 200 per saham.

Selain itu, perseroan juga mendapatkan dana dari konversi MCB sebesar Rp 88,9 miliar lewat aksi korporasi ini. Ishak menjelaskan, sebesar 35% dana hasil IPO sebanyak Rp 129,7 miliar akan dialokasikan sebagai pinjaman untuk anak usaha perseroan yaitu PT Triniti Menara Serpong (TMS) yang selanjutnya akan digunakan untuk tambahan modal kerja dan pembangunan proyek Apartemen Collins Boulevard sebesar 35%.

Kemudian, sebesar 35% untuk pinjaman anak usaha yaitu PT Puri Triniti Batam (PTB) yang sedang membangun proyek Marc’s Boulevard.

“Sisanya sebesar 30% akan digunakan untuk biaya pengembangan dan modal kerja perseroan yang berupa biaya operasional perseroan,” katanya.

Pada perdagangan perdananya kemarin, saham TRIN melesat naik 70% ke harga Rp 340 sehingga mengalami autorejection atas. Pada aktivitas selanjutnya saham TRIN diperdagangkan dengan frekuensi sebanyak 40 kali dengan volume 5138 lot, sehingga transaksi TRIN kemarin mencapai Rp 1,7 miliar.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN