Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
United Tractors. Foto: David

United Tractors. Foto: David

United Tractors Suntik Modal Bina Pertiwi Rp 300 Miliar

Jumat, 18 September 2020 | 10:31 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT United Tractors Tbk (UNTR) menyuntik modal anak usahanya, PT Bina Pertiwi (BP), senilai Rp 300 miliar. Bina Pertiwi adalah perusahaan yang fokus di bidang agrikultur, material handling, power and energy, serta konstruksi.

Injeksi modal tersebut dilakukan bersamaan dengan peningkatan modal Bina Pertiwi yang menerbitkan sebanyak 1,2 juta saham baru. Saham-saham tersebut diserap oleh United Tractors, sehingga kepemilikan saham United Tractors pada Bina Pertiwi bertambah.

“Perseroan kini memegang 2 juta saham Bina Pertiwi atau senilai Rp 500 miliar,” jelas Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K Loebis dalam keterangan resmi, Jumat (18/9).

Sara menegaskan, penambahan saham tersebut bertujuan untuk meningkatkan modal usaha guna mendukung operasional Bina Pertiwi ke depan.

Sementara itu, secara rinci, Investor Relations United Tractors Ari Setiawan mengatakan, sebelumnya perseroan memiliki sebanyak 799 ribu saham Bina Pertiwi. “Apabila dipersenkan, jumlah kepemilikan saham perseroan pada Bina Pertiwi sebanyak 99,999875%. Kini, jumlahnya meningkat menjadi 99,99995%. Nilai transaksi Rp 300 miliar,” ungkap dia.

Sebelumnya, United Tractors mengucurkan pinjaman senilai US$ 70 juta kepada PT Agincourt Resources untuk kebutuhan modal kerja. Langkah ini dinilai mampu membantu Agincourt selaku pengelola tambang emas Martabe, menjaga arus kasnya di tengah pandemi Covid-19.

Sara K Loebis mengatakan, anak usaha perseroan yakni PT Pamapersada Nusantara bersama Agincourt Resources menandatangani perjanjian pinjaman pada 3 Agustus 2020. Fasilitas pinjaman berulang ini memiliki bunga LIBOR +2% per tahun dan periode ketersediaan dana hingga 3 Agustus 2025.

“Secara bisnis bagi Agincourt akan lebih menguntungkan apabila mereka mendapat pinjaman ini dari Pamapersada dibandingkan pihak lain,” jelas dia dalam keterangan tertulis.

Secara struktur perusahaan, Pamapersada merupakan anak usaha United Tractors, sedangkan Agincourt Resources merupakan anak usaha dari PT Danusa Tambang Nusantara yang dimiliki 60% oleh United Tractors dan 40% oleh Pamapersada.

Berdasarkan penilaian independen, KJPP Desmar, Ferdinand, Hentriawan dan Rekan, transaksi afiliasi ini dilakukan karena Agincourt belum memiliki standby facility dari bank. Sehingga pinjaman dari Pamapersada bisa membuat Agincourt Resources melaksanakan kegiatan operasionalnya dengan baik, pada saat situasi yang tidak kondusif karena pandemi Covid-19.

Adapun tantangan lain yang dihadapi Agincourt adalah pembatasan logistisk dan terhambatnya pemurnian, jika PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) selaku refiner dari produk yang dihasilkan perseroan, tidak dapat melakukan proses refinery karena pandemi. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pinjaman dari Pamapersada dinilai sebagai salah satu langkah menjaga kebutuhan arus kas Agincourt Resources.

“Hal ini akan memberikan citra yang baik bagi investor, bahwa di tengah-tengah pandemi, perseroan dan grup tetap mempertahankan pangsa pasar, produktivitas dan juga memenuhi kebutuhan pelanggannya dengan baik,” tulis tim penilai independen.

Secara kuantitatif, rencana transaksi ini dinilai akan memberikan dampak positif terhadap rencana bisnis United Tractors ke depan. Berdasarkan proyeksi bisnis setelah transaksi yang disusun manajeman, terdapat penambahan atas total aset dan peningkatan laba bersih sepanjang semua asumsi terpenuhi.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN