Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Foto: Ist

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Foto: Ist

Usai Dilanda Penurunan Tajam Pekan Lalu, Saham GOTO dan BUKA Kompak Rebound

Selasa, 17 Mei 2022 | 12:28 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) ditutup berbalik menguat pada penutupan sesi I perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (17/5). Harga saham perusahaan teknologi ini kembali di atas level Rp 202 per saham.

Berdasarkan data BEI, saham GOTO ditutup menguat Rp 8 (4,12%) menjadi Rp 202 pada penutupan perdagangan sesi I hari ini. Sedangkan rentang pergerakan berada di level Rp 181-202.

Baca juga: ARB Sepekan, Saham GOTO dan Bukalapak (BUKA) Menuju Level Terendah Baru

Penguatan harga saham tersebut membalikkan posisi pergerakan harga sepanjang pekan lalu, yaitu saham GOTO mengalami auto reject bawah (ARB) dalam lima hari berturu-turut.

Begitu juga dengan pergerakan harga saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) kembali menorehkan penguatan setelah sepanjang pekan lalu mengalami penurunan. Berdasarkan data BEI, saham BUKA ditutup menguat Rp 8 (2,94%) menjadi Rp 280.

Pergerakan harga saham BUKA juga berada dalam rentang Rp 274-294 dengan nilai transaksi saham mencapai 288 juta saham.

Baca juga: Wow! Gara-gara Allo Bank (BBHI), Bukalapak (BUKA) Cetak Laba Rp 14,5 Triliun

Penguatan harga saham sektor teknologi tersebut berimbas terhadap kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I sebanyak 49,7 poin menjadi 6.647,69.

Tidak hanya itu, pemodal asing mulai menorehkan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar mencapai Rp 89,27 miliar. Net buy tersebut merupakan yang pertama sepanjang bulan ini.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN