Menu
Sign in
@ Contact
Search
Komisaris Utama PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) Yacobus Jemmy Hartanto. (Ist)

Komisaris Utama PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) Yacobus Jemmy Hartanto. (Ist)

Usai IPO, OneMed (OMED) Jajaki Peluang Akuisisi

Selasa, 8 Nov 2022 | 12:45 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) atau OneMed resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (8/11/2022).

Pada perdagangan sesi I, OMED diparkir melesat 22,55% ke Rp 250. OMED diperdagangkan sebanyak 814,51 juta saham, frekuensi 50.330 kali, dan nilai transaksi Rp 193,91 miliar.

Perusahaan di bidang usaha manufaktur alat kesehatan, alat kesehatan elektromedik, alat diagnostik, antiseptik dan disinfektan, serta perbekalan kesehatan rumah tangga lainnya ini memakai kode saham OMED dalam perdagangan sahamnya.

Baca juga: Perdana Listing, Saham Emiten Taipan Borneo (CBUT) Melaju Kencang

Advertisement

Dalam penawaran umum perdana saham atau Initial public offering (IPO), OneMed melepas sejumlah 4.058.850.000 saham kepada publik. Besaran saham yang ditawarkan tersebut setara dengan 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdana saham (IPO).

Direktur Operasi OneMed, Leonard Hartanto mengemukakan, selama masa penawaran umum 2-4 November 2022, OneMed mendapatkan minat positif dari para investor.

“Kami bersama dengan underwriter mematok harga IPO sebesar Rp 204 per saham untuk dalam hajatan IPO. Seluruh saham yang ditawarkan terserap dengan baik, hasil tersebut menunjukkan antusias investor yang luar biasa. OneMed berhasil meraup dana segar sejumlah Rp 828,005 miliar,” ungkap Leonard, Selasa (8/11/2022).

Dalam IPO ini, OneMed menunjuk PT CLSA Sekuritas Indonesia, PT CIMB Niaga Sekuritas, dan PT Ciptadana Sekuritas Asia sebagai penjamin pelaksana emisi efek (joint lead underwriters) serta AvantGarde Capital yang bertindak sebagai penasihat keuangan (financial advisor).

Leonard juga menyampaikan bahwa IPO ini merupakan langkah corporate action yang dilakukan untuk mendukung sumber pendanaan dalam pengembangan usaha. Dengan begitu, target OneMed untuk menjadikan produk-produk alat kesehatan buatan Indonesia diharapkan menjadi tulang punggung ketahanan dan kedaulatan kesehatan Bangsa Indonesia dan pada akhirnya dapat bersaing dengan produk dari luar di tingkat global dapat terealisasi dengan baik.

OneMed akan menjajaki peluang merger dan akuisisi di tengah industri peralatan medis Indonesia yang sangat terfragmentasi dan juga mencari kemitraan strategis serta menjalin kerja sama dengan pemain peralatan dan pasokan medis global.

“Kami mencari peluang-peluang baru dalam pasar industri alat kesehatan di Indonesia yang sangat beragam. Tentu saja strategi itu juga mempertimbangkan sejumlah kriteria, seperti teknologi yang digunakan, paten dan tingkat keahlian, kemitraan, dan aliansi, serta peluang akuisisi,” ungkap Leonard.

Baca juga: Selain IPO, Wulandari Bangun (BSBK) Ternyata Sekalian Konversi Utang Jadi Saham

Menurut Leonard, OneMed akan menggunakan dana hasil IPO ini untuk tiga keperluan. Pertama, sekitar 72,19% digunakan OneMed untuk pengembangan usaha dalam bentuk belanja modal (capital expenditure/capex) dan modal kerja (working capital).

Kedua, sebesar 22,87% akan diberikan kepada perusahaan anak OneMed, yaitu PT Intisumber Hasil Sempurna Global (IHSG) untuk belanja modal dan modal kerja.

Ketiga, sebesar 4,94% diberikan kepada perusahaan anak OneMed, yaitu IHSG dalam bentuk setoran modal. Kemudian IHSG akan memberikan kepada perusahaan anak, yaitu PT Inti Mediacom Retailindo (IMR) dalam bentuk setoran modal untuk belanja modal dan modal kerja.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com