Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Minat pemodal terhadap saham-saham baru di pasar perdana atau initial public offering (IPO) tetap tinggi.  Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Minat pemodal terhadap saham-saham baru di pasar perdana atau initial public offering (IPO) tetap tinggi. Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Usai Listing, Lima Dua Lima Tiga Siap Buka 7 Gerai Baru

Rabu, 5 Mei 2021 | 12:25 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – Emiten yang bergerak di bidang industri tourism dan recreation dengan sub industri restoran, PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY), siap membuka tujuh gerai baru dengan konsep venue yang lebih menarik.

Kesiapan tersebut seiring dengan keberhasilan perseroan meraih dana segar sebesar Rp 33,75 miliar dari penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) pada papan akselerasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Di awal tahun 2020, industri dikejutkan dengan maraknya kasus Covid-19 yang menyebabkan semakin banyak bisnis yang tidak berkembang. Melalui Lucy in The sky, sebagai pelopor ruang roof top di bidang F&B terbukti mampu mempertahankan bisnis yang terus berjalan baik hingga saat ini.

Konsep ruang terbuka membuat perusahaan menjalankan bisnis yang menjanjikan karena keberadaan ruang hijau publik sangat memikat sebagai go-to spot,” kata Direktur Utama Lima Dua Lima Tiga Surya Andarurachman Putra usai listing di BEI, Rabu (5/5).

Andarurachman menjelaskan, perusahaan akan membuka tujuh gerai baru dengan konsep venue yang baru dan menyegarkan. Lucy in The Sky - Rooftop Garden (Glass House) menyediakan tempat duduk outdoor dan semi outdoor dalam suasana Tropical Bohemian yang pasti membawa perasaan santai dan menyenangkan bagi setiap orang yang berkunjung.

Sementara, Lucy by The Beach menghadirkan bar dan restoran yang semarak dan meriah dengan suasana Tropical Bohemian. Angin sejuk dan pemandangan laut yang spektakuler dengan teras luar ruangan yang pasti membuat suasana santai dan menghibur bagi para tamu yang mengunjungi tempat ini.

Sedangkan,  Park by Lucy in the Sky adalah konsep outdoor dan semi outdoor untuk berkumpulnya komunitas, di mana tempat tersebut akan menjadi tempat yang menarik bagi pengunjung untuk makan dan bercengkrama di suasana taman yang indah. Pelanggan akan disambut dengan pilihan makanan yang lebih banyak dengan suasana ornamen bergaya Tropical Bohemian.

”Dengan konsep baru Lucy in The Sky yang menggandeng merk burger yaitu Lawless Burger dan Pizzza Dealer yang mengusung tema outdoor dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat akan menjadi pilihan terbaik untuk masyarakat yang ingin menikmati udara segar di sekitar Jakarta,” ujar dia.

Selain Jakarta, terdapat tiga titik kota besar lain di Indonesia yaitu Surabaya, Bandung, dan Bali yang masih dalam proses perencanaan untuk pembukaan gerai dengan target pembukaan gerai di semester II-2022.

Saat ini, perseroan sedang dalam proses negosiasi dengan pemilik tempat di Senopati, Little Tokyo Blok M, PIK 2, dan Sarinah, sedangkan di Surabaya, Bandung, dan Bali sedang melakukan, perencanaan desain, dan juga studi pasar.

Perseroan meyakini, penambahan outlet di beberapa kota di Indonesia ke depan akan terus bertumbuh sejalan dengan meningkatnya permintaan masyarakat akan hiburan di tengah kota yang aman dan nyaman

Dalam aksi IPO, perusahaan tercatat ke-16 di BEI tahun ini tersebut melepas 337.500.000 lembar saham biasa yang merepresentasikan 32,61% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah penawaran umum. Dengan harga Rp 100 per lembarnya. Dengan demikian, Lima Dua Lima Tiga yang salah satunya dimiliki oleh artis Wulan Guritno ini meraup dana segar Rp 33,75 miliar dari IPO.

Selain itu, perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 236.250.000 Waran Seri I yang menyertai Saham Baru Perseroan atau sebanyak 33,87% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham ini disampaikan. Waran Seri I diberikan secara cuma- cuma sebagai insentif bagi para pemegang Saham Baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal Penjatahan.

Setiap pemegang 10 Saham Baru Perseroan berhak memperoleh tujuh Waran Seri I dimana setiap satu Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel.

“Dana IPO seluruhnya akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja, pembayaran sewa gerai dan kegiatan operasional seluruh gerai, proses rekrutmen, pengelolaan sumber daya manusia, pelatihan karyawan, pengembangan sistem yang terintegrasi untuk pengelolaan gerai, biaya pemasaran yang dibutuhkan untuk tujuh gerai baru, dan renovasi gerai Lucy In the Sky di SCBD.

Sedangkan dana yang akan diperoleh dari hasil pelaksanaan Waran Seri I seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja, namun tidak terbatas pada pembayaran sewa selama setahun, pembayaran gaji karyawan, proses rekrutmen, pengelolaan sumber daya manusia, pelatihan karyawan, pengembangan sistem yang terintegrasi untuk pengelolaan gerai, dan biaya pemasaran,” jelas Andarurachman.

Dalam aksi korporasi ini, perseroan dibantu oleh penjamin pelaksana emisi efek yakni PT Indo Capital Sekuritas. Masa penawaran umum berlangsung pada tanggal 29 April 2021 dan terjadi kelebihan permintaan atau oversubscribe sebanyak 5,44 kali dari penawaran atau 445,06 kali dari pooling.

Adapun, saham LUCY langsung kena batas atas auto reject ketika pertama kali diperdagangkan di BEI. Di mana, berdasarkan data Bloomberg, saham LUCY melesat 10% menjadi Rp 110 sesaat setelah perdagangannya dimulai.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN