Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Suasana di lantai New York Stock Exchange (NYSE) pada 5 Agustus 2019 di Wall Street, New York City, Amerika Serikat (AS). AFP / Johannes EISELE

Suasana di lantai New York Stock Exchange (NYSE) pada 5 Agustus 2019 di Wall Street, New York City, Amerika Serikat (AS). AFP / Johannes EISELE

Wall Street Naik Setelah The Fed Pertahankan Suku Bunga

Gora Kunjana, Kamis, 12 Desember 2019 | 07:03 WIB

NEW YORK, investor.id - Saham-saham di Wall Street lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Federal Reserve (the Fed) mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah dan mengisyaratkan tidak ada keinginan untuk kenaikan suku bunga.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 29,58 poin atau 0,11%, menjadi 27.911,30 poin. Indeks S&P 500 bertambah 9,11 poin atau 0,29%, menjadi berakhir di 3.141,63 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup menguat 37,87 poin atau 0,44%, menjadi 8.654,05 poin.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), komite pembuat kebijakan Fed, memutuskan untuk mempertahankan kisaran target untuk suku bunga dana federal pada 1,5% hingga 1,75% setelah menyimpulkan pertemuan kebijakan dua hari, sesuai dengan ekspektasi pasar.

"Komite akan terus memantau implikasi informasi yang masuk untuk prospek ekonomi, termasuk perkembangan global dan tekanan inflasi yang diredam, sehingga pihaknya menilai jalur kisaran target untuk suku bunga dana federal sudah tepat," kata The Fed dalam sebuah pernyataan.

"FOMC membiarkan suku bunga tidak berubah hari ini tanpa perbedaan pendapat. Plot titik tidak menunjukkan perubahan suku bunga tahun depan," Chris Low, kepala ekonom di FHN Financial, mengomentari pernyataan The Fed.

Gedung The Federal Reserve (The Fed) di Washington, D.C Amerika Serikat. ( Foto: AFP )
Gedung The Federal Reserve (The Fed) di Washington, D.C Amerika Serikat. ( Foto: AFP )

The Fed telah menurunkan suku bunga tiga kali sejak Juli, di tengah meningkatnya risiko dan ketidakpastian yang berasal dari ketegangan perdagangan, kelemahan dalam pertumbuhan global dan tekanan inflasi yang diredam.

Di sisi ekonomi, indeks harga konsumen (IHK) AS untuk semua konsumen perkotaan naik 0,3% pada November, menyusul kenaikan 0,4% pada Oktober, Biro Statistik Tenaga Kerja melaporkan Rabu (11/12/2019).

IHK inti, yang menghapus makanan dan energi, naik 0,2% pada November, kenaikan yang sama seperti pada Oktober.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN