Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Waskita Beton. Foto ilustrasi: B1-Danung Arifin

Waskita Beton. Foto ilustrasi: B1-Danung Arifin

Waskita Beton Segera Terbitkan Obligasi Rp 1,5 Triliun

Gita Rossiana, Rabu, 9 Oktober 2019 | 21:38 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2019 dengan nilai Rp 1,5 triliun. Obligasi ini ditawarkan dengan tingkat bunga tetap 9,75%.

Obligasi yang akan diterbitkan merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan Tahap I dengan nilai total Rp 2 triliun. Sebelumnya, perseroan sudah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I dengan nilai Rp 500 miliar. 

Adapun obligasi diterbitkan dengan jumlah pokok Rp 1,32 triliun. Obligasi ini akan dijamin dengan kesanggupan penuh (full commitment), jangka waktu tiga tahun dan tingkat bunga tetap 9,75%. Sementara sisanya, yakni Rp 175,8 miliar akan dijamin dengan kesanggupan terbaik (best effort).

Dalam penerbitan obligasi ini, perseroan mendapatkan rating BBB+ dari lembaga pemeringkat, PT Fitch Ratings Indonesia. Kemudian pihak yang menjadi penjamin pelaksana emisi dan penjamin emisi obligasi adalah PT Danareksa Sekuritas, PT Bahana Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas.

Perseroan mendapatkan pernyataan efektif obligasi pada 26 Juni 2019. Kemudian, perseroan akan melakukan penawaran umum pada 24 sampai 25 Oktober 2019. Sementara pernyataan di BEI akan dilakukan pada 31 Oktober 2019. Menurut rencana, perseroan akan menggunakan dana dari hasil penerbitan obligasi untuk modal kerja. 

"Selain itu, dana yang dihasilkan juga akan dipergunakan untuk pengerjaan konstruksi dan bangunan sipil seperti pembelian bahan konstruksi, biaya subkontraktor dan upah tenaga kerja, dan reprofiling pinjaman perbankan," tulis manajemen dalam prospektus yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia pada Rabu (9/10).

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Waskita Beton Precast Fathia Syafurah sebelumnya mengatakan, selain menerbitkan obligasi, perseroan juga tengah berdiskusi dengan perusahaan sekuritas untuk menjual saham simpanan. Perseroan sebelumnya memutuskan untuk melaksanakan buyback saham sebesar 7% dari seluruh saham yang telah dikeluarkan dan disetor penuh atau setara 1,84 miliar.

Menurut Fathia, pembelian telah dilakukan sejak 2017 di harga Rp 421 per saham. Dengan demikian, total pembelian saham buyback sekitar Rp 774,64 miliar. Perseroan berharap mampu meraih harga penjualan minimal sama dengan harga pembelian tersebut. 

Sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perseroan memiliki total jangka waktu penjualan saham buyback ini selama enam tahun sejak dilakukan buyback.  
         
Perseroan pun bisa menggunakan dana hasil penjualan saham buyback untuk keperluan ekspansi di masa mendatang. Adapun, salah satu proyek yang tengah dipersiapkan perseroan adalah pabrik baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Direktur Utama Waskita Beton Precast Jarot Subana mengatakan, pabrik ini dibangun dengan tujuan untuk menyerap potensi pasar ke depan di wilayah tengah dan timur Indonesia, bahkan pasar regional di Asia Tenggara.

Sesuai rencana, plant Penajam memiliki kapasitas produksi sebesar 250 ribu ton/tahun. Plant ini memproduksi produk precast berupa box girder, PCT girder, square pile, dan CCSP. Pabrik anyar ini dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang sudah ada berupa area produksi, area workshop dan area pengolah limbah.

Waskita Beton Precast juga berencana untuk ekspansi dengan memiliki dermaga sendiri. Hal ini untuk mempermudah akses pengiriman produk-produk precast langsung dari plant ke pulau-pulau lainnya karena memiliki lokasi yang strategis dengan Teluk Balikpapan.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA