Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Armada WEHA Transportasi Indonesia

Armada WEHA Transportasi Indonesia

WEHA Transportasi Rambah Bisnis Food Delivery

Selasa, 23 Februari 2021 | 15:32 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id — PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) menajaki bisnis baru, yakni bisnis pengiriman makanan atau food delivery. Aksi ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan perseroan di tengah pandemi.

Direktur Pengembangan Bisnis WEHA Transportasi atau White Horse Andrianto Putera Tirtawisata mengatakan, di tengah situasi pandemi, perseroan melihat peluang di layanan jasa pengiriman makanan antar kota. Layanan ini juga bertujuan untuk menjadi saranan pengembangan UMKM di bagian logistik, dimana market place online belum memfasilitasi semua UMKM.

Fitur pengantaran makanan White Horse diperkenalkan lewat anak usaha perusahaan, yaitu DayTrans dengan layanan yang dinamai DayMall. Rute pengantaran menggunakan rute yang sudah tersedia di DayTrans, yakni Jakarta, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Jepara dan Solo.

Layanan DayMall bertujuan untuk mempermudah pengiriman makanan antar kota dengan durasi pengiriman makanan bervariasi, ada yang tiba di hari yang sama dan ada juga yang tiba di hari berikutnya.

“Kami cukup optimis, bisnis baru ini dapat membantu mempercepat pemulihan bisnis White Horse. Ke depan, kami juga berharap layanan ini menjadi sumber pendapatan yang signifikan dan dapat berkembang di area Jawa dan Bali,” ujar dia dalam keterangan resmi, Selasa (23/2).

Bisnis baru tersebut diharapkan bisa berkontribusi sebesar 40% terhadap bisnis shuttle DayTrans. Menurut Andrianto, hingga kini bisnis antar makanan tersebut sudah berkontribusi 10% dari bisnis paket perseroan.

Bisnis antar makanan tersebut direspon baik oleh pasar. Hal ini dilihat dari peningkatan penjualan per bulan, jumlah downloader aplikasi dan peningkatan jumlah followers di instagram @day.mall.

Bisnis antar makanan tersebut sudah dimulai beberapa bulan terakhir. Pembentukan bisnis baru ini merespon kebijakan PSBB, dimana pada awal penerapan kebijakan ini, bisnis shuttle untuk Jakarta - Bandung sepi, sehingga perseroan mencari terobosan bisnis baru.

Sebagai informasi, tahun 2020 merupakan tahun yang tidak terduga. Mayoritas bisnis mengalami penurunan terutama di bidang pariwisata & transportasi, mulai dari perusahaan besar hingga UMKM. Banyaknya orang yang tidak bisa bepergian berdampak pada meningkatnya transaksi digital konsumen di berbagai sektor.

Menurut data Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia yang dirilis pada tanggal 8 Oktober 2020, posisi pertama & kedua jenis pengeluaran digital konsumen per-bulan selama pandemi Covid-19 di duduki oleh pesan makanan (97%), jasa pengiriman (76%) lalu diikuti oleh transportasi (75%), belanja kebutuhan sehari-hari (74%) dan donasi (54%).

Data dari dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat pengajuan Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk usaha mikro tercatat 170.152 atau setara 86% dari 197.322 NIB yang diterbitkan melalui sistem Online Single Submission (OSS) sepanjang September 2020.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN