Menu
Sign in
@ Contact
Search
Armada Weha Transportasi Indonesia.

Armada Weha Transportasi Indonesia.

Weha Transportasi (WEHA) Mau Rights Issue, untuk Apa?

Senin, 25 Juli 2022 | 21:17 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) berencana melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) II atau rights issue sebesar Rp 75 miliar. Dana hasil rights issue akan digunakan untuk ekspansi bisnis perseroan.

Direktur Utama Weha Transportasi Andrianto Putra Tirtawisata menjelaskan, proses rights issue saat ini masih menunggu pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Jadi, semua sudah di-submit. Total dana yang kami bidik sekitar Rp 75 miliar. Dana hasil rights issue akan kami gunakan untuk ekspansi perusahaan, pembelian armada, belanja modal, dan penambahan modal kepada anak-anak usaha," kata Andrianto dalam paparan publik, Senin (25/7/2022).

Adapun untuk belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini, Andrianto menyebut, perseroan tidak mengalokasikan banyak dana. Besaran capex akan bergantung dari perolehan dana rights issue nanti.

Baca juga: Semester I, Weha Transportasi (WEHA) Berbalik Jadi Laba Rp 6,06 Miliar

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi pada Juni 2022, perseroan membukukan kenaikan pendapatan sebanyak 117% menjadi Rp 43 miliar dibanding akhir tahun lalu Rp 19,8 miliar. Tahun ini, Weha Transportasi menargetkan pendapatan sebesar Rp 165 miliar dengan laba bersih Rp 13-14 miliar. Mulai pulihnya perekonomian nasional dan kembali menggeliatnya gerak pariwisata diproyeksikan menjadi sentimen positif yang mendorong kinerja perseroan tahun ini.

Dengan memasang target tersebut, Andrianto berharap WEHA bisa memberikan dividen tahun buku 2022, setelah dua tahun sebelumnya mengalami defisit akibat pandemi.

Untuk mewujudkan target tersebut, kata dia, perseroan telah menyiapkan sejumlah strategi yang akan diimplementasikan di paruh kedua tahun ini. Dari segmen bus charter misalnya, WEHA memastikan optimalisasi kendaraan-kendaraan terutama yang berada di Yogyakarta dan Bali.

Baca juga: Siap-siap Sambut Kinerja Ciamik Blue Bird (BIRD)

"Kemudian, dengan membaiknya ekonomi, kami harapkan adanya perbaikan margin dan kenaikan average selling price seiring dengan pulihnya ekonomi. Kami juga mencoba melakukan penambahan atau peremajaan unit yang tertunda karena pandemi dan mempertimbangkan untuk rileksasi ke mobil bisnis kecil," ungkap Andrianto.

Sementara dari segmen intercity shuttle, lanjut Andrianto, perseroan bakal terus mengoptimalkan utilisasi dari setiap trip yang sudah ada. Perseroan juga melakukan penetrasi terhadap bisnis logistik di bidang DayTran Express dan DayMall.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com