Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu peternakan PT Widodo Makmur Perkasa Tbk.

Salah satu peternakan PT Widodo Makmur Perkasa Tbk.

Widodo Makmur Segera Kantongi Dana Rp 707 Miliar dari IPO

Rabu, 1 Desember 2021 | 00:28 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) bakal mengantongi dana segar Rp 707 miliar dari hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO). Perseroan menetapkan harga IPO Rp 160 per saham. Penawaran umum berlangsung pada 30 November hingga 2 Desember.

Founder dan CEO Widodo Makmur Perkasa Tumiyana mengatakan, IPO ini akan menjadi katalis bagi perusahaan untuk bergerak maju dan merealisasikan rencana pertumbuhan jangka panjang yang telah disiapkan perusahaan. Ia menambahkan bahwa perseroan memiliki lima lini bisnis yang saling terintegrasi dan menerapkan model bisnis hijau berkelanjutan yang akan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham. Kelima lini bisnis itu adalah livestock, meat processing, poultry, commodity, serta construction dan energy

Tumiyana menegaskan hal tersebut membuat Widodo Makmur Perkasa menjadi perusahaan yang menarik. "Menurut kami, saham WMPP patut dipertimbangkan para calon investor untuk dikoleksi di dalam portofolio mereka sebagai instrumen investasi jangka panjang," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (30/11).

Perusahaan yang bergerak di sektor consumer goods dan komoditas agrikultur ini dijadwalkan bakal mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 6 Desember 2021. Perseroan melepas sebanyak 4,41 miliar saham baru atau setara 15,02%.Perseroan menunjuk PT BRI Danareksa Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT Surya Fajar Sekuritas, dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Sedangkan PT Samuel Sekuritas Indonesia, PT Valbury Sekuritas Indonesia, dan PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin emisi efek. 

Rencananya, perseroan bakal menggunakan sekitar 11,5% dana hasil IPO untuk membiayai pengembangan kerja sama operasi (KSO) export yard, logistik, dan rumah potong hewan di Australia bersama mitra.

Sementara, sekitar 19% akan dipakai untuk membiayai pembangunan fasilitas peternakan terintegrasi dan perkebunan jagung di Sumatera, Sulawesi, dan Papua. Sekitar 19 persen akan digunakan untuk pemberian modal kepada entitas usaha, sedangkan sisanya sekitar 50,50% akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

Seiring perjalanannya, Widodo Makmur Perkasa akan menekankan prinsip-prinsip lingkungan, sosial dan tata kelola (environmental, social and governance/ESG) sebagai katalis dalam proyeksi pertumbuhan ke depan. 

Perseroan meyakini, akhir 2021 ini akan membukukan kenaikan pendapatan hingga 300% dan laba bersih 290% dibandingkan kinerja tahun lalu. Tak tanggung-tanggung, sampai 2025 mendatang, Widodo Makmur Perkasa optimistis pendapatan dan laba bersih rata-rata akan tumbuh sebesar 59% per tahun.

Tumiyana mengemukakan, perseroan telah menggeber beberapa inisiatif antara lain instalasi panel surya di berbagai fasilitas untuk mendukung kebutuhan energi dalam aktivitas perusahaan, pengembangan fasilitas pengolahan limbah peternakan menjadi biofertilizer, dan energi biogas untuk mendukung kebutuhan perkebunan jagung yang akan dikembangkan.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN