Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu proyek Wijaya Karya. Foto:  Investor Daily/DAVID

Salah satu proyek Wijaya Karya. Foto: Investor Daily/DAVID

WIKA Garap Proyek Pembangunan MRT di Taiwan

Rabu, 15 Juli 2020 | 21:08 WIB
Thereis Kalla (thereis.kalla@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Wijaya Karya Tbk atau WIKA tengah menggarap proyek transportasi Mass Rapid Transit (MRT) di Taiwan. Proyek tersebut telah dimulai sejak pertengahan 2019 lalu, direncanakan akan rampung pada tahun depan.

“Saat ini kami sedang fokus pada tahap pekerjaan basement, kolom, dinding dan platform di empat stasiun tersebut. Targetnya 13 bangunan stasiun yang menjadi lingkup pekerjaan WIKA akan rampung pada 2021 mendatang,” ujar Manajer Proyek Aden Sukanda dalam keterangan resmi perseroan, Rabu (15/7).

Adapun WIKA digandeng oleh kontraktor terbesar di Taiwan, RSEA Engineering Corporation, untuk mengerjakan jalur MRT inner ring road di kota New Taipei City. Jalur yang diberi nama Sanying Line ini akan membentang sepanjang 14,3 KM dan menghubungkan daerah Tucheng, Sanxia, dan Yingge dengan 13 stasiun pemberhentian.

Sanying Line sendiri akan menjadi stepping stone bagi pemerintah Taiwan untuk mewujudkan integrasi transportasi dari Bandara Taiwan ke Taipei City. Pembangunan proyek ini turut melibatkan 133 duta bangsa dan tengah fokus pada pengerjaan  4 station di daerah Yingge dan Sanxia yang rata-rata berjarak 1,2 KM antar stasiun.

Menurut Aden, bekerja di negara orang, pihaknya harus menghadapi tantangan perbedaan budaya komunikasi dan regulasi di negara tersebut. "Karena WIKA satu-satunya kontraktor dari luar Taiwan yang ada di proyek tersebut, jadi kita memang harus put effort di awal untuk membangun kepercayaan banyak pihak mulai dari pemerintah, partner maupun vendor di sini," katanya. 

Sementara itu, keadaan bekerja di tengah pandemi di negeri orang juga menjadi tantangan baru bagi seluruh tim WIKA yang berada di sana. Namun dengan membuat dan menjalankan protokol kesehatan yang jelas, pekerjaan proyek nyatanya tetap dapat berjalan normal hingga saat ini.

Beberapa hal yang dilakukan oleh tim proyek di antaranya seperti rajin mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak fisik dan selalu membersihkan secara berkala area - area yang sering digunakan bersama.

Aden menambahkan, dengan keterbatasan jarak proyek yang jauh dan kondisi saat ini, manajemen WIKA telah memanfaatkan teknologi komunikasi untuk memastikan pembangunan proyek tetap berjalan dengan mengedepankan aspek kualitas, keselamatan dan kesehatan kerja.

Salah satu praktiknya dengan melaksanakan QSHE Online Patrol yaitu aplikasi interaksi online yang diikuti jajaran direksi, manajemen pusat dan manajemen proyek Sanying Line, Taiwan. Aktivitas ini dilaksanakan rutin sebagai solusi mengurangi keterbatasan jarak dan meningkatkan aktivitas pekerjaan dengan mengoptimalkan peran teknologi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN