Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu proyek Wijaya Karya. Foto ilustrasi: IST

Salah satu proyek Wijaya Karya. Foto ilustrasi: IST

Wika Ikon Matangkan IPO Rp 2,5 Triliun

Farid Firdaus, Rabu, 12 Juni 2019 | 12:10 WIB

JAKARTA – PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) tengah mematangkan rencana aksi penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham anak usaha PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (Wika Ikon). Perseroan membidik dana segar sekitar Rp 2-2,5 triliun dengan melepas 25-30% saham ke publik.

Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana mengatakan, pihaknya kembali menata ulang jadwal aksi IPO anak-anak usaha perseroan pada tahun ini. Semula, perseroan berniat mengantar PT Wijaya Karya Realty melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) lebih dulu. Namun, rencana tersebut tak lagi menjadi prioritas.

Tumiyana. Foto: Investor Daily/PRIMUS DORIMULU
Tumiyana. Foto: Investor Daily/PRIMUS DORIMULU

 

“Rencana IPO Wika Realty menunggu kepastian dari rencana konsolidasi pembentukan holding BUMN Perumahan dan Pengembangan Kawasan. Karena itulah, aksi IPO Wika Ikon lah yang akan kami genjot lebih dulu,” kata dia kepada Investor Daily di Jakarta, baru-baru ini. 

Tumiyana menerangkan, Wika Ikon diperkirakan bakal menggunakan dasar valuasi laporan keuangan Juni 2019. Dengan demikian, aksi IPO bisa terealisasi pada kuartal III atau kuartal IV tahun ini. Namun, jika meleset dari target, paling lambat aksi IPO dilakukan pada kuartal I-2020.

Hingga saat ini, lanjut Tumiyana, perseroan masih menimbang sejumlah sekuritas potensial untuk menjadi penjamin emisi efek (underwriter) IPO Wika Ikon. Sesuai rencana, dana IPO akan diserap untuk kebutuhan ekspansi Wika Ikon, yang salah satunya adalah ekspansi pabrik fabrikasi baja.

“Kami memang belum menentukan target pasti dana IPO. Tapi kemungkinan batas bawahnya Rp 2 triliun dan batas atasnya Rp 2,5 triliun,” kata dia.

Menurut Tumiyana, saat ini Wika Ikon tengah membangun pabrik fabrikasi baja baru di Subang, Jawa Barat, dengan kapasitas sebesar 50 ribu ton baja per tahun. Pabrik anyar tersebut ditargetkan mulai berproduksi pada kuartal II-2020. Alhasil, total kapasitas fabrikasi baja Wika bakal menjadi sekitar 90 ribu ton per tahun.

Baca selengkapnya di https://subscribe.investor.id/


 

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN