Menu
Sign in
@ Contact
Search
IST

IST

XL Axiata (EXCL) Ungkap Rincian Rencana Rights Issue, Jumbo Nih?

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:03 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - PT XL Axiata Tbk (EXCL) siap melaksanakan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue dengan mengeluarkan saham baru sebanyak-banyaknya 2,75 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Aksi korporasi tersebut telah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu (10/8/2022).

Direktur & Chief Financial Officer XL Axiata Budi Pramantika mengatakan, perseroan berencana untuk menggunakan seluruh dana bersih yang diperoleh dari PUT III, setelah dikurangi biaya-biaya emisi saham, akan digunakan untuk membayar utang.

 “Perseroan memperkirakan bahwa rencana PUT III dapat memperkuat struktur permodalan perseroan guna mengembangkan kegiatan usaha penyelenggaraan jasa telekomunikasi dan atau jaringan telekomunikasi dan atau multimedia yang merupakan bagian dari kegiatan usaha utama perseroan, serta peruntukan lainnya yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis perseroan sehingga akan berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan perseroan,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (10/8/2022).

Baca juga: Kupon Obligasi dan Sukuk XL Axiata (EXCL) Dipatok Hingga...

Pada penutupan perdagangan, Rabu (10/8/2022) harga saham EXCL ditutup di level Rp 2.720 per saham. Jika EXCL mengeksekusi rights issue di harga ini, maka perusahaan bakal meraup dana segar sekitar Rp 7,48 triliun.

Perseroan berencana untuk melaksanakan penambahan modal melalui PUT III  dengan memberikan HMETD dimaksud dalam periode 12 bulan sejak tanggal persetujuan RUPSLB.

Dalam PUT III, apabila tidak ada atau hanya sebagian dari pemegang saham yang melaksanakan HMETD yang mereka miliki, maka seluruh sisa saham baru yang tidak diambil bagian atau dibeli tersebut akan dibeli oleh pembeli siaga, yang akan ditunjuk kemudian. Dalam hal pemegang saham tidak melaksanakan HMETD miliknya, maka persentase kepemilikannya atas perseroan akan terdilusi hingga sebanyak-banyaknya 20,49%.

Baca juga: Siap-siap, Bulan Depan XL (EXCL) Mau Terbitkan Surat Utang Rp 3 Triliun

Selain itu, RUPSLB juga memberikan persetujuan perubahan susunan anggota dewan komisaris perseroan. Hal ini menyusul diterimanya surat pengunduran diri dari Dato’ Mohd. Izzaddin Bin Idris selaku anggota komisaris perseroan. Dengan diterimanya pengunduran diri sebagaimana persetujuan di atas, susunan anggota dewan komisaris perseroan terhitung sejak ditutupnya RUPSLB adalah sebagai berikut:

Presiden Komisaris      : Muhamad Chatib Basri

Komisaris                     : Hans Wijayasuriya (Shridhir Sariputta Hansa Wijayasuriya)

Komisaris                     : Vivek Sood

Komisaris                     : David R. Dean

Komisaris Independen : Yasmin Stamboel Wirjawan

Komisaris Independen : Muliadi Rahardja

Komisaris Independen : Julianto Sidarto

 

 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com