Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

XL Axiata Percepat Pelunasan Pinjaman Valas

Rabu, 21 Oktober 2015 | 09:09 WIB
ah

JAKARTA-PT XL Axiata Tbk (XL) mempercepat pelunasan pinjaman sebesar 50 juta dolar AS dari Bank UOB serta 100 juta dolar AS dariStandard Chartered Bank.

"Kami terus memperkuat posisi keuangan perusahaan melalui perubahan pinjaman ke mata uang Rupiah serta percepatan pelunasan pinjaman dalam bentuk dolar AS (USD). Ini bagian dari inisiatif perusahaan untuk proaktif mengurangi beban kurs sehingga bisa meningkatkan kinerja pengelolaan neraca keuangan," kata Presiden Direktur XL, Dian Siswarini, di Jakarta, Selasa.

Menurut Dian, pelunasan pinjaman sebesar 50 juta dolar AS kepada bank UOB berasal dari kas internal. Selain itu, XL juga telah melakukan penarikan pinjaman sebesar Rp1,5 triliun dari bank BCA yang digunakan untuk melunasi pinjaman dari Standard Chartered Bank sebesar 100 juta dolar AS.

Dengan begitu, hingga kini XL telah melakukan pelunasan hutang sebesar 480 juta dolar AS, yang merupakan rangkaian dari berbagai inisiatif yang secara proaktif dilakukan XL untuk mengurangi beban pinjaman USD.

Seiring dengan transformasi bisnis yang sedang dijalankan, manajeme XL berencana untuk proaktif memperkuat posisi keuangan perusahaan melalui rangkaian Inisiatif Pengelolaan Neraca Keuangan yang mencakup pengurangan resiko terhadap pergerakan nilai tukar mata uang asing.

Sebelumnya, pada 28 September 2015, xl juga mengumumkan percepatan pelunasan atas pinjaman dari Bank UOB sebesar 100 juta dolar AS yang merupakan bagian dari pinjaman eksternal dalam dolar yang tidak memiliki lindung nilai (hedging) pada neraca keuangan XL.

Selanjutnya, pada 1 Oktober 2015, XL mengumumkan konversi atas pinjaman dari BTMU sebesar 180 juta dolar AS ke dalam mata uang Rupiah, sekaligus percepatan pelunasan atas pinjaman sebesar 50 juta dolar AS dari Bank UOB.

Agenda transformasi bisnis yang dijalankan XL diimplementasikan melalui strategi 3R yang telah berjalan sejak awal tahun 2015, yaitu "Revamp, Rise & Reinvent".

Revamp, mengubah model bisnis pencapaian jumlah pelanggan (dari ’volume’), strategi distribusi serta meningkatkan profitabilitas produk. Rise, meningkatkan nilai brandXL melalui strategi dual-brand dengan AXIS untuk menyasar segmen pasar yang berbeda.Reinvent, membangun dan menumbuhkan berbagai inovasi-inovasi bisnis.

"Transformasi bisnis dilakukan untuk merespon dinamika perubahan pasar yang sangat dinamis dan fokus untuk menciptakan nilai-nilai sehingga XL dapat membangun bisnis yang lebih berkelanjutan ke depannya," ujar Dian.(*/hrb)

Editor : herry barus (herrybarus@yahoo.com.au)

BAGIKAN