Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi perusahaan. Sumber: Laporan tahunan PT Link Net Tbk (LINK).

Ilustrasi perusahaan. Sumber: Laporan tahunan PT Link Net Tbk (LINK).

XL dan Axiata Group akan Akuisisi 66,03% Saham Link Net

Jumat, 30 Juli 2021 | 22:30 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan induk usahanya, Axiata Group Bhd, akan mengakuisisi 66,03% saham PT Link Net Tbk (LINK). Melalui akuisisi tersebut, XL dan Axiata Group bakal menjadi pemegang saham pengendali Link Net.

Sekretaris Perusahaan XL Axiata Ranty Astari Rachman menjelaskan, pada 30 Juli 2021, XL dan Axiata menandatangani term sheet yang tidak mengikat (non-binding term sheet) untuk mengambil alih 1,81 miliar (66,03%) saham Link Net dari Asia Link Dewa Pte Ltd (CVC Capital Partners) dan PT First Media Tbk (KBLV). “Apabila proses akuisisi ini selesai, XL dan Axiata akan menjadi pengendali baru Link Net," jelas Ranty dalam keterangan resmi, Jumat (30/7).

Dia menegaskan, tujuan dari akuisisi untuk mengembangkan dan memperluas jaringan usaha serta memperkuat posisi bisnis XL dan Axiata di bidang penyediaan jasa telekomunikasi. Negosiasi akuisisi ini dilakukan secara langsung oleh pihak pembeli (XL dan Axiata) dengan pihak penjual (Asia Link Dewa dan First Media). Para pihak berencana menandatangani perjanjian definitif.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan First Media Harianda Noerlan menjelaskan, saat ini, para pihak dalam tahap negosiasi untuk melakukan akuisisi. “Bahwa negosiasi atas rencana transaksi dilakukan secara langsung antara First Media dan Asia Link Dewa sebagai penjual dengan XL dan Axiata sebagai calon pembeli,” tutur dia.

Akuisisi tersebut tidak akan berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan. Perseroan akan tetap memperhatikan dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku sehubungan dengan pelaksanaan transaksi.

Sebelumnya, Presiden Direktur dan CEO Link Net Marlo Budiman mengatakan bahwa hal itu tidak akan mengubah strategi dan target Link Net tahun ini. “Justru ini akan menguatkan performance perseroan dengan sinergi dan kolaborasi baru,” jelasnya kepada Investor Daily, belum lama ini.

Tahun ini, Link Net berkomitmen menjalankan proyek Migration Roll Out (MRO) dari tiang-tiang PLN ke tiang sendiri atau tiang partner. Perseroan tetap ekspansi penambahan home-pass di 23 kota layanan First Media di Jawa, Bali, Medan, dan Batam.

Link Net akan menambah pelanggan baru secara agresif dengan menawarkan produk-produk unggulan yang kompetitif dan memberikan konten TV dan OTT yang terlengkap dan terbaik bagi pelanggan. “Kami juga memberikan layanan prima kepada pelanggan di masa-masa PPKM dan masa-masa setelah ini dengan melakukan upgrade kapasitas jaringan dan maintenance secara menyeluruh,” jelas Marlo.

Rencana akuisisi Link Net oleh XL ini pernah dilaporkan Bloomberg sebelumnya. Saat itu, Axiata Group disebut sedang dalam pembicaraan untuk membeli saham Link Net. Menurut laporan tersebut, diskusi mengenai akuisisi sedang berlangsung antara Axiata dan penjual potensial, yaitu CVC Capital Partners dan First Media.

Adapun saat ini, First Media memiliki 29,04% saham Link Net, sedangkan CVC Capital Partners memegang 36,99% saham. Dengan demikian, keduanya menguasai 66,03% saham. CVC dan First Media dikabarkan pernah mempertimbangkan untuk melepas mayoritas saham Link Net pada awal 2015 dan telah menarik minat dari sejumlah perusahaan, seperti PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Indosat Tbk (ISAT).

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN