Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO), emiten
teknologi di bidang jasa penyewaan alat teknologi komunikasi siap mengembangkan bisnis barunya

PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO), emiten teknologi di bidang jasa penyewaan alat teknologi komunikasi siap mengembangkan bisnis barunya

Yelooo Integra Perdalam Pasar Dalam Negeri

Rabu, 10 November 2021 | 10:44 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO), emiten teknologi di bidang jasa penyewaan alat teknologi komunikasi siap mengembangkan bisnis barunya pasca mulai dilaksanakannya right issue.

Melalui aksi korporasi tersebut, perseroan berniat mengembangkan bisnis ke sektor lokal data demi menjawab lonjakan permintaan konektivitas di tengah masyarakat.  

 “Salah satu tujuan rights issue yang kami lakukan adalah sebagai pengembangan bisnis ke beberapa sektor, seperti bisnis produk digital, data dalam negeri dan internet cepat berbasis fiber optic. Perseroan bertransformasi dari yang dulu fokus pada luar negeri, saat ini mulai

perlahan-perlahan diubah ke dalam negeri dan sudah membawa hasil signifikan terhadap pendapatan perusahaan, dimana pada tahun ini kami menargetkan dapat meraih pendapatan sebesar Rp 60 miliar,” kata  Direktur Utama Yelooo Integra Datanet Wewy Suwanto dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (10/11).

Ki-Ka: Tiang Cun Hui (Komisaris Utama YELO), Wewy Susanto (Direktur Utama YELO), dan Andi Lasinrang (Direktur YELO).
Ki-Ka: Tiang Cun Hui (Komisaris Utama YELO), Wewy Susanto (Direktur Utama YELO), dan Andi Lasinrang (Direktur YELO).

Untuk diketahui, pada tahun sebelumnya, perseroan mengalami penurunan yang signifikan karena pandemi Covid-19 dimana seluruh kegiatan traveling berhenti total.

Tercatat pendapatan usaha tahun 2020 hanya mencapai Rp 2,27 miliar.

Mulai awal tahun ini, perseroan merubah segmentasi ke pelanggan dalam negeri dengan market work from home (WFH). Layanan tersebut cukup membantu perkembangan produk Layanan Passpod, dimana saat ini Passpod juga menambah layanan digital produk paket data operator lokal.

Wewy menambahkan, selain itu, perseroan juga akan fokus pada penyediaan infrastruktur dan layanan internet cepat berbasis fiber optic, di mana aplikasi berbasiskan konektivitas akan menjadi dasar dari seluruh pengguna Yelooo.

“Kami yakin langkah ini dapat memberikan hasil yang positif bagi Perseroan kedepan, ditambah industri travel yang mulai kelihatan akan bangkit kembali sehingga layanan connectivity di 120 negara akan makin melengkapi layanan conectivity YELO dari dalam dan luar negeri,” ujar dia.

Mengenai perkembangan aksi korporasi Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau rights issue, perseroan akan melaksanakan masa exercise saham mulai pada 12-18 November 2021.

Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan memberikan kesempatan bagi para investor untuk memilih untuk menebus atau menjual rights-nya. Apabila investor memilih menebus, maka prospektus harga yang ditetapkan YELO adalah Rp 100 per saham setelah didiskon dari harga saham awal sebesar Rp 400 per lembar.

Wewy menyatakan, dana hasil aksi korporasi ini akan digunakan untuk mengakuisisi 69,85% saham PT Abdi Harapan Unggul (AHU) milik PT Artalindo Semesta Nusantara (ASN) dengan setoran dalam bentuk inbreng dengan saham perseroan sebanyak 695 juta saham.  

“Selama masa exercise right issue, perseroan sudah dapat diperdagangkan baik di dalam maupun di luar Bursa Efek. Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dianggap tidak berlaku lagi apabila HMETD tidak dilakukan hingga akhir periode. Total dana yang berhasil dihimpun selanjutnya digunakan untuk mengakuisisi 28% saham AHU miliki Roby Tan atau sejumlah 280.000 saham AHU. Sedangkan sisanya akan dimanfaatkan sebagai modal kerja perseroan,” pungkasnya. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN