Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

2020, PP Berhasil Cetak Kontrak Baru Rp 22,26 Triliun

Kamis, 14 Januari 2021 | 17:22 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - PT PP (persero) Tbk (PTPP) berhasil membukukan perolehan kontrak baru sebanyak Rp 22,26 triliun hingga akhir tahun 2020. Dengan raihan tersebut, perseroan optimistis realisasi kinerja keuangan akan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Corporate Secretary PP Yuyus Juarsa mengatakan, meskipun sepanjang tahun 2020 menghadapi beragam tantangan, PP masih berhasil membukukan kontrak baru senilai Rp 22,26 triliun. “Dengan perolehan kontrak baru tersebut, Perseroan optimis mencapai laba sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ujarnya melalui siaran pers diterima Investor Daily di Jakarta, Kamis (14/1).

Raihan kontrak baru perseroan sepanjang tahun 2020 disumbangkan proyek EPC (engineering, procurement and construction) sebanyak 32%, proyek infrastruktur mencapai 27%, proyek gedung dengan kontribusi mencapai 26%, anak usaha perseroan mencapai 15%, dan lain-lainnya. Kontrak baru tersebut terdiri atas 28 proyek gedung, 35 proyek infrastruktur, 13 proyek EPC serta proyek anak perusahaan.

Terkait perolehan kontrak baru dan kinerja keuangan PP tahun 2021, Yuyus mengatakan, optimitis bertumbuh didukung mulai dilaksanakannya program vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Program tersebut diharapkan menjadi awal yang baik untuk perkembangan dan pembangunan Indonesia tahun ini. “Perseroan siap berkarya dan berkontribusi lebih untuk negeri di tahun 2021 dengan semangat baru. Perseroan optimis target tahun ini dapat dicapai sepenuhnya,” ujar Yuyus.

Perseroan mematok target kontrak baru sebesar Rp 30,1 triliun tahun 2021 atau bertumbuh 35% dari raihan tahun 2020. Peningkatan target kontrak baru ini mendorong perseroan untuk membidik pertumbuhan kinerja keuangan. Tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 6,2 Triliun atau naik dua kali lipat dari tahun 2020.

Yuyus mengatakan, sebagian besar belanja modal tersebut akan dimanfaatkan untuk membiayai proyek pengembangan jalan tol setara dengan 37% dari total anggaran. Sisanya dialokasikan untuk proyek pengembangan properti dan residential sebesar 9%, pengembangan kawasan dan bandar udara sekitar 12%, dan pengembangan investasi melalui anak usaha 33%.

Sebelumnya, Senior Vice President Divisi Pengembangan Bisnis PP I Gede Upeksa mengatakan, belanja modal 2021 terdiri atas dana investasi proyek carry over sebesar Rp 4,36 triliun dan anggaran investasi baru Rp 1,89 triliun. Untuk investasi baru, perseroan masih fokus pada pengembangan infrastruktur, termasuk jalan tol, kawasan industri, SPAM, dan bandar udara. “Selain dari ekuitas, sumber pendanaan ekspansi juga dari eksternal. Kami ada rencana menerbitkan obligasi,” kata dia.

Dia menambahkan, perseroan optimistis terhadap prospek infrastruktur 2021 yang akan tumbuh karena didorong oleh proyek-proyek pemerintah. Perseroan tetap fokus pada sektor infratsruktur pemenuhan kebutuhan dasar, pengembangan kawasan pariwisata termasuk akses jalan, serta penyediaan air minum.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN