Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Herwidayatmo, Presiden Direktur PT PaninBank Tbk dalam Zooming with Primus -2021, Tahun Kebangkitan Emiten Live di BeritaSatuTV, Kamis (19/11/2020). Sumber: BSTV

Herwidayatmo, Presiden Direktur PT PaninBank Tbk dalam Zooming with Primus -2021, Tahun Kebangkitan Emiten Live di BeritaSatuTV, Kamis (19/11/2020). Sumber: BSTV

2021, Kinerja Bank bakal Positif

Jumat, 20 November 2020 | 13:11 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com) ,Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  –   Presiden Direktur PT Bank Panin Tbk (PNBN) Herwidayatmo mengatakan, seiring dengan ditemukannya vaksin Covid-19, masyarakat akan lebih percaya diri menjalani kehidupannya sehingga bisa berdampak positif terhadap industri perbankan.

Dengan kembali pulihnya perekonomian tersebut, Herwidayatmo juga berharap kinerja perseroan bisa tumbuh positif tahun depan.

“Meskipun harapan tersebut tidak bisa terlalu optimis, namun setidaknya mode optimis bisa kembali dulu,” kata dia dalam acara Zooming with Primus dengan tema “2021, Tahun Kebangkitan Emiten” yang ditayangkan live Beritasatu TV, Kamis (19/11).

Diskusi yang dipandu Direktur Pemberitaan Beritasatu Media Holdings (BSMH) Primus Dorimulu itu juga menghadirkan dua pembicara lain, yakni Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Iwan Setiawan Lukminto dan Direktur Eksekutif Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Haryajid Ramelan.

Zooming with Primus -2021, Tahun Kebangkitan Emiten Live di BeritaSatuTV, Kamis (19/11/2020). Sumber: BSTV
Zooming with Primus -2021, Tahun Kebangkitan Emiten Live di BeritaSatuTV, Kamis (19/11/2020). Sumber: BSTV

Adapun sektor kredit yang akan dibidik tahun depan, menurut Herwidayatmo, tetap harus memperhatikan risk appetied Bank Panin. Pasalnya, Bank Panin tidak seperti bank BUMN yang bisa bergerak luas.

“Kami akan mengikuti tren yang ada di perekonomian kita, sektor yang bisa bergerak positif dalam waktu cepat di masa yang akan datang, secara natural perbankan akan mengikuti hal itu,” papar dia.

Ke depan, untuk menyikapi tantangan yang ada, Bank Panin akan mengembangkan digital banking. Pengembangan digital banking ini, menurut Herwidayatmo, tidak bisa dihindari karena semua bank memang harus ke sana.

Untuk mengembangkan digital banking, Bank Panin sudah menyiapkan peta jalan dengan tahap pertama akan diluncurkan pada pertengahan tahun depan. Inovasi yang dilakukan tahun depan akan melengkapi layanan electronic banking Bank Panin yang sudah ada. Dengan inovasi ini, Bank Panin menyatakan kesiapannya untuk menghadapi tahun depan.

Dia juga mengatakan, dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, semua industri termasuk industri perbankan menghadapi situasi yang tidak mudah.

“Kami di sektor perbankan tidak hanya fokus pada kegiatan operasional saja, namun di masa pandemi ini kami juga harus mengerti apa yang dihadapi oleh nasabah di sektor riil,” ujar dia.

Pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menurut dia, sudah mengambil langkah cepat untuk mengatasi pandemic Covid-19. Salah satu langkahnya adalah melalui program restrukturisasi kredit.

Herwidayatmo menyebutkan, sekitar 24% nasabah Bank Panin berada dalam skema restrukturisasi tersebut. Kendati demikian, nasabah yang berada dalam skema restrukturisasi tetap memenuhi kewajibannya dengan baik.

“Ini menunjukkan sebenarnya, tren mulai membaik dan beberapa dari mereka mulai bergairah untuk memulaiusahanya kembali,” ucap dia. Di masa pandemi ini, Herwidayatmo tidak memungkiri terjadi penurunan permintaan kredit. Sehingga untuk menyikapi hal ini, bank harus menyeimbangkan antara faktor risiko dan agresivitas agar tetap bertumbuh.

“Namun saat ini kami melihat trennya sudah mengarah positif. Semoga semua bisa memanfaatkan peluang yang ada dan belajar dari krisis yang juga terjadi pada 1997 dan 1998,” ucap dia.

Adapun untuk pertumbuhan kredit hingga September 2020,Herwidayatmo menyebutkan Bank Panin mencatat pertumbuhan negatif apabila dibandingkan akhir 2019. Namun dana pihak ketiga (DPK) Bank Panin meningkat signifikan, seperti juga dialami oleh seluruh bank besar.

Berdasarkan keterangan pers Bank Panin, per kuartal III-2020, perseroan menyalurkan kredit Rp 133,93 triliun, menurun 12,9% dibandingkan kuartal III-2019.

Herwidayatmo, Presiden Direktur PT PaninBank Tbk dalam Zooming with Primus -2021, Tahun Kebangkitan Emiten Live di BeritaSatuTV, Kamis (19/11/2020). Sumber: BSTV
Herwidayatmo, Presiden Direktur PT PaninBank Tbk dalam Zooming with Primus -2021, Tahun Kebangkitan Emiten Live di BeritaSatuTV, Kamis (19/11/2020). Sumber: BSTV

Sementara DPK bertumbuh 7% menjadi Rp 146,44 triliun. Herwidayatmo menjelaskan, meski pertumbuhan kredit menurun, namun laba Bank Panin masih bisa tumbuh 5,2% secara tahunan menjadi Rp 2,33 triliun pada September 2020.

“Di tengah pandemi saat ini, kami mencari jalan keluar dengan melakukan efisiensi sehingga bisa membukukan kenaikan laba 5%,” ujar dia.

Dari sisi rasio kredit bermasalah (non performing loan/ NPL), Bank Panin bisa menjaga di level 3% untuk NPL gross dan 0,58% untuk NPL nett.

Herwidayatmo menjelaskan, NPL yang rendah ini menunjukkan usaha Bank Panin untuk beroperasi dengan pruden supaya bisa berkegiatan dengan baik. Kendati pandemi seper ti saat ini, Bank Panin beruntung memiliki pemegang saham yang berkomitmen tinggi. Pasalnya, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) berada di atas 20% atau mencapai 27,3%.

“Rasio modal yang tinggi ini sangat mendukung dalam situasi krisis seperti saat ini. Sehingga meskipun bank berada dalam krisis multi dimensi, namun bank di Indonesia tidak ada gejolak,” kata dia. (jn)

Baca juga

https://investor.id/market-and-corporate/ihsg-menuju-6500-tahun-depan

https://investor.id/market-and-corporate/industri-tekstil-pulih

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN