Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pekerja melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Pekerja melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Terus Menguat, IHSG Awali Sesi I Hijau di Level 6.557,95

Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:07 WIB
L Gora Kunjana

JAKARTA, investor.id –  Terus menguat. IHSG yang ditutup naik  50,64 poin atau 0,78% ke level 6.536,90, Rabu (13/10/2021), Kamis pagi ini (14/10/2021) mengawali sesi I hijau di level 6.557,95.

Seperti dilaporkan Beritasatu TV langsung dari lantai bursa sekitar pukul 09.00 WIB, IHSG terpantau naik 21,04 poin atau 0,32% di level 6.557,95.

Kinerja IHSG awal sesi I Kamis pagi (14/10/2021). Sumber: BSTV
Kinerja IHSG awal sesi I Kamis pagi (14/10/2021). Sumber: BSTV

Sebanyak 66 juta lembar saham telah diperdagangkan di menit pertama dengan nilai perdagangan sebesar Rp 76,3 miliar, dan frekuensi baru mencapai 6.013 kali transaksi.

Penguatan IHSG tidak sejalan dengan kinerja bursa regional yang pagi ini terpantau mixed.

Kinerja bursa regional Kamis pagi (14/10/2021). Sumber: BSTV
Kinerja bursa regional Kamis pagi (14/10/2021). Sumber: BSTV
Kinerja bursa regional Kamis pagi (14/10/2021). Sumber: BSTV
Kinerja bursa regional Kamis pagi (14/10/2021). Sumber: BSTV

Prediksi analis

Victoria Sekuritas memperkirakan untuk perdagangan Kamis (14/10), IHSG akan bergerak mixed dengan peluang melemah dimana resistance IHSG yang saat ini berada di level 6.672, sedangkan support IHSG berada di level 6.507.

Pergerakan tersebut disebabkan reaksi pelaku pasar terhadap rilis data infl asi Amerika Serikat untuk bulan September 2021 yang dirilis tanggal 13 Oktober 2021 waktu setempat dan FOMC Minutes tanggal 14 Oktober 2021 waktu setempat.

Selain itu, terdapat sentimen negatif berupa IMF yang memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia untuk tahun ini menjadi 5,9%.

Untuk saham yang secara teknikal layak untuk diperhatikan pada perdagangan hari ini adalah TBIG.

Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG rawan profit taking pada perdagangan Kamis (14/10).

Secara teknikal, terbentuknya pola shooting star pada perdagangan Rabu (13/10) menjadi salah satu sinyal yang perlu diwaspadai.

Selain itu, kondisi overbought pada Stochastic RSI juga perlu diperhatikan. Support level terdekat sementara berada di 6.480.

Sedangkan resistance level saat ini di 6.600.

Katalis utama bagi IHSG berasal dari terjaganya stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya ekspektasi pengetatan kebijakan moneter oleh The Fed dan ECB di akhir tahun 2021.

Hal ini tidak terlepas dari perbaikan sejumlah data domestik, terutama indeks manufaktur dan consumer confi dence di September 2021.

Selanjutnya, pelaku pasar juga mengantisipasi data Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) September 2021 yang diperkirakan kembali mencatatkan surplus, terlebih harga-harga komoditas dalam tren positif sejak akhir September 2021.

Saham-saham yang dapat dicermati pada perdagangan Kamis (14/10), di antaranya AALI, SSMS, SIMP, BJBR, BNGA, MYOR, dan TRIM.

Untuk periode yang lebih panjang, pelaku pasar masih dapat mencermati saham-saham blue chip, terutama di sektor perbankan (BBCA, BBRI, BBNI, dan BMRI) dan yang berkaitan dengan konsumsi masyarakat, seperti ASII, BSDE, dan PWON. (hut)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN