Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dirut BEI Inarno Djajadi saat pembukaan CMSE 2021, Kamis (14/10/2021). Sumber: BSTV

Dirut BEI Inarno Djajadi saat pembukaan CMSE 2021, Kamis (14/10/2021). Sumber: BSTV

CMSE 2021

BEI: Investasi Pasar Modal Terbuka untuk Semua Orang dan Dapat Dipercaya

Kamis, 14 Oktober 2021 | 10:30 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) terbuka bagi semua orang. Bahkan, BEI yang memiliki komitmen untuk menjadi bursa efek yang sehat dan berdaya saing global juga diyakini sebagai lembaga yang dapat dipercaya.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengungkapkan, pasar modal Indonesia terus memberikan kinerja yang baik di tengah pandemi. Hal tersebut tercermin baik dari segi penambahan jumlah investor, perusahaan tercatat, maupun aktivitas perdagangan.

Tercatat, jumlah investor saham atau dalam hal ini single investor identification (SID) terus mengalami peningkatan dalam 8 bulan terakhir di 2021 dan menembus rekor baru 1 juta. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor pasar modal mencapai 6,43 juta orang pada September 2021. Jumlah ini meningkat 65,73% dibandingkan akhir 2020 yang mencapai 3,88 juta orang.

Investor reksa dana mendominasi jumlah investor pasar modal, yakni sebanyak 5,78 juta orang atau meningkat 82,18% dari akhir 2020. Investor saham mencapai 2,9 juta orang dan diproyeksi jumlah investor saham akan tembus 3 juta pada pekan ini.

Lalu, hingga awal Oktober 2021, pasar modal mendapat tambahan emiten baru sebanyak 38 emiten dengan dana Rp 32,15 triliun yang terkumpul. Sehingga, pada periode tersebut, sudah ada 750 emiten di BEI.

Tak mau ketinggalan, aktivitas perdagangan di BEI dalam 3 bulan terakhir juga mencatatkan rekor tertinggi barunya sejak bursa efek diswastanisasi tahun 1992. Di mana, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) mencapai Rp 13 triliun per hari atau melonjak dua kali lipat dalam 5 tahun terakhir.

Selain itu, frekuensi transaksi juga naik 1,2 juta transaksi per hari dan merupakan tertinggi di kawasan ASEAN dalam 3 tahun terakhir dan ini diikuti oleh lonjakan volume perdagangan lebih dari 19 miliar lembar per hari.

Untuk itu, diharapkan bahwa peran serta dari investor di pasar modal dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional. Guna menarik lebih banyak lagi investor masuk ke pasar modal, BEI menggelar Capital Market Summit & Expo 2021 (CMSE 2021) yang merupakan rangkaian acara peringatan 44 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia.

Acara yang mengusung tema “Sinergi Pasar Modal Bagi Pemulihan Ekonomi Nasional” ini diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerjasama dengan BEI, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Kegiatan ini seperti tahun-tahun sebelumnya, akan diselenggarakan pada tanggal 14-16 Oktober 2021, bersamaan dengan peringatan Bulan Inklusi Keuangan.

”Kami berharap rangkaian acara menggelar Capital Market Summit & Expo 2021 dapat membantu masyarakat utnuk melihat bahwa investasi pasar modal terbuka untuk semua orang dan dapat dipercaya sehingaga pada akhirnya dapat meningkatkan likuiditas pasar dan jumlah investor,” ungkap Inarno dalam pembukaan CMSE 2021 secara virtual, Kamis (14/10).

CMSE 2021, jelasnya, akan menjadi event dan momentum bagi stakeholder pasar modal untuk berkumpul dan mengikuti berbagai jenis acara yang akan diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut.

Sebagaimana CMSE 2020, pada tahun ini CMSE 2021 kembali diselenggarakan secara virtual melalui website https://cmse.id/ yang menghadirkan 9 sesi seminar dan talkshow dengan narasumber-narasumber dari para top level management serta pameran 100 digital booth dari para stakeholders pasar modal yaitu OJK, BEI, KPEI, KSEI, anak usaha SRO, anggota bursa, manajer investasi & APERD, serta perusahaan tercatat dan calon perusahaan tercatat.

“Selama tiga hari akan ada webinar dan talkshow dengan narasumber yang kompeten. Akan ada juga webinar internasional dengan pembicara tamu dari bursa global, tepatnya pada hari kedua kegiatan,” tambah Inarno.

Selain itu, CMSE 2021 juga menghadirkan berbagai hiburan (home band, stand-up comedy), kuis dan games serta grandprize menarik untuk para pengunjung yang mengikuti rangkaian kegiatan CMSE 2021.

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN