Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Co-Founder & CEO Ajaib Group Anderson Sumarli dalam acara Beritasatu Economic Outlook 2022 hari ke-4, Kamis (25/11/2021). Foto: IST

Co-Founder & CEO Ajaib Group Anderson Sumarli dalam acara Beritasatu Economic Outlook 2022 hari ke-4, Kamis (25/11/2021). Foto: IST

Ajaib: Tren Teknologi Picu Pertumbuhan Investor Ritel Indonesia

Kamis, 25 November 2021 | 19:18 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id — Maraknya tren teknologi dalam negeri memicu pertumbuhan investor ritel saham lebih dari 50% dibandingkan dengan investor institusi. Ada pun per Oktober 2021, total jumlah investor saham sudah mencapai 3 juta lebih.

Co-Founder & CEO Ajaib Group Anderson Sumarli mengatakan, tren teknologi yang memicu pertumbuhan investor ritel adalah digitalisasi bank tradisional, emiten-emiten yang bermitra dengan perusahaan unicorn dan perusahaan telekomunikasi yang mengadopsi teknologi 5G.

Sebagaimana diketahui, banyak perbankan yang kini telah melakukan digitalisasi untuk terus mengembangkan bisnisnya, salah satunya adalah PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA). Perseroan belum lama ini menyatakan akan menerapkan strategi digitalisasi untuk mengembangkan bisnisnya. Untuk melancarkan aksinya, perseroan pun akan menggelar rights issue sebesar Rp 4.200 per saham. Dengan harga tersebut, Bank Ina berpeluang meraih dana sebesar Rp 1,18 triliun.

Dari sisi unicorn, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) pun telah resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal Indonesia. Pencatatan saham perseroan ini menarik banyak perhatian investor, sehingga penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) saham Bukalapak sempat mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sekitar 8,7 kali lipat, dengan pemesanan dari hampir 100.000 investor melalui metode pooling.

Anderson menyampaikan, tahun 2021 merupakan tahun yang istimewa karena pertama kali dalam sejarah pasar modal Indonesia, dimana kontribusi jumlah nilai transasksi investor ritel melebihi jumlah kontribusi investor institusi. Sebagai informasi, sejak tahun 2015 hingga 2020 kontribusi ritel hanya 44,3%.

“Pada tahun 2021 kontribusi ritel melebihi 50% yakni mencapai 57,2%. Hal ini juga membuat jumlah data total investor berdasarkan data KSEI mengalami peningkatan signifikan selama 3 tahun terakhir,” ujar dia dalam webinar Beritasatu Economic Outlook 2022 hari ke-4, Kamis (25/11).

Anderson menambahkan, berdasarkan data IDX, investor Gen-Z yang usianya 18-25 ini adalah segmen terbesar yang mengkontribusi dari jumlah investor ritel di Indonesia, yakni mencapai 894,219 SID atau setara 1,197,64%. Sementara millenial yang berusia 26-30 tahun mencapai 468,908 SID atau setara 692,56%.

Untuk mendukung pertumbuhan jumlah investor tersebut, Ajaib sebelumnya mengatakan bahwa akan melakukan edukasi terhadap investor pemula dalam berinvestasi saham.

Ajaib menerapkan 3 strategi edukasi, pertama menggandeng sejumlah stakeholder, seperti media atau regulator untuk bisa mengedukasi, seperti bekerjasama dengan galeri investasi Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menjalakan edukasi secara online.

Kemudian, melakukan pendekatan melalui media sosial. Anderson menyampaikan, banyak generasi milenial dan Gen-Z yang meluangkan waktunya di platform ini. Maka dari itu, Ajaib secara konsisten mengadakan acara Instagram Live untuk memberikan informasi-informasi terkait perkembangan pasar.

Strategi terakhir, Ajaib juga memberikan fasilitas edukasi gratis di dalam aplikasinya, dimana terdapat puluhan ribu artikel bahasa Indonesia yang dapat membantu investor pemula untuk belajar berinvestasi.

“Kita berikan gratis, karena kepercayaan kami adalah Ajaib harus mulai edukasi masyarakat dulu dan jika tertarik, maka bisa memulai membeli saham di Ajaib,” ujar dia. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN