Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi saat penyaluran minyak goreng curah Rp 14 ribu per liter kepada masyarakat NTT, beberapa waktu lalu, menggunakan jalur tol laut. Penyaluran minyak goreng curah program pemerintah Rp 14.000 per liter di wilayah Indonesia bagian timur ini merupakan kerja sama antara Kemenhub, Badan Pangan Nasional, BUMN seperti ID FOOD dengan anak perusahaannya PPI dan Rajawali Nusindo, PTPN, hingga Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi saat penyaluran minyak goreng curah Rp 14 ribu per liter kepada masyarakat NTT, beberapa waktu lalu, menggunakan jalur tol laut. Penyaluran minyak goreng curah program pemerintah Rp 14.000 per liter di wilayah Indonesia bagian timur ini merupakan kerja sama antara Kemenhub, Badan Pangan Nasional, BUMN seperti ID FOOD dengan anak perusahaannya PPI dan Rajawali Nusindo, PTPN, hingga Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

PROGRAM 10.000 TITIK JUAL MULAI DIBANGUN DI SELURUH INDONESIA

Horeee....! Bisa Segera Beli Minyak Goreng Curah Rp 14.000/Liter di Pasar Terdekat

Sabtu, 14 Mei 2022 | 12:49 WIB
Ester Nuky

BOGOR, investor – Badan Pangan Nasional, BUMN, maupun korporasi swasta kini bahu-membahu untuk mempercepat terealisasinya program penjualan minyak goreng curah Rp 14.000 di pasar rakyat. Langkah ini antara lain dilakukan dengan membangun 10.000 titik jual lewat program MGC14Ribu di pasar-pasar tradisional di seluruh Indonesia, dengan tiap orang bisa membeli minyak goreng curah Rp 14.000 per liter maksimal 2 liter per hari, dengan menggunakan KTP.

Hal ini juga membutuhkan bantuan kepala-kepala daerah yang merupakan pemilik pasar, agar secara tegas memastikan tidak ada intimidasi dari oknum-oknum preman pasar kepada kios atau warung yang bersedia menjual sesuai patokan pemerintah Rp 14.000 per liter. Apalagi, kepala daerah juga berkepentingan agar konstituen yang telah memilihnya tahu bahwa di wilayahnya harga minyak goreng curah bisa dijaga Rp 14.000 di tangan konsumen, mengingat dari sisi produsen juga telah bersedia memenuhi pasokan yang dibutuhkan di dalam negeri.

Dengan semua pihak bekerja sama mengamankan distribusi minyak goreng curah ini, maka diharapkan kenaikan inflasi yang menjadi kekhawatiran banyak negara -- tidak hanya Indonesia -- bisa diredam. Tercatat yang sudah bersedia ikut mendukung program pemerintah MGC14Ribu tersebut antara lain adalah BUMN IDFood, PPI, Indomarco, Ivomas, hingga Wilmar.

Inflasi perlu dijaga tidak naik tinggi, agar pemulihan ekonomi nasional bisa dioptimalkan. Di sisi lain, produksi minyak goreng rakyat juga perlu ditingkatkan, termasuk dari sumber-sumber nonsawit.

Demikian rangkuman benang merah keterangan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi, Ketua Umum Wahana Masyarakat Tani Nelayan Indonesia (Wamti) Agusdin Pulungan, serta Ekonom dan Praktisi Pasar Modal Lucky Bayu Purnomo. Mereka diwawancarai Investor Daily secara terpisah dari Bogor, Rabu (14/5/2022).

“Ini saatnya produk yang dapat ditanam dan diproduksi di negara kita bisa bangkit kembali. Bicara soal inflasi, sampai saat ini, Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang inflasinya terjaga di bawah 4% dan pertumbuhan ekonomi 5,01% (kuartal I-2022). Speak by data, inflation rate 2022 Amerika Serikat saja 8,5%,” ujar Arief yang sebelumnya menjabat sebagai dirut BUMN PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero). PT Rajawali Nusantara Indonesia kini menjadi Holding Pangan ID FOOD.

Dengan tingkat inflasi yang tetap rendah, lanjut Arief, akan membantu masyarakat. Selama masa Lebaran pun tidak terjadi lonjakan harga yang ekstrem. Secara umum, harga-harga masih terjangkau oleh masyarakat.

“Jangan mengatakan inflasi yang tetap rendah ini nasib dan kebetulan. Harus berani mengakui, tingkat inflasi rendah di Indonesia ini merupakan prestasi yang baik. Adapun harga migor yang naik, penyebabnya khusus,” kata Arief.

Program MGC14Ribu di pasar-pasar tradisional di seluruh Indonesia, dengan nantinya tiap orang bisa membeli minyak goreng curah Rp 14.000 per liter maksimal 2 liter per hari, dengan menggunakan KTP. (Foto: Ester Nuky/Investor Daily).
Program MGC14Ribu di pasar-pasar tradisional di seluruh Indonesia, dengan nantinya tiap orang bisa membeli minyak goreng curah Rp 14.000 per liter maksimal 2 liter per hari, dengan menggunakan KTP. (Foto: Ester Nuky/Investor Daily).

 

Migor Rp 14.000 Sampai Indonesia Timur
Arief menuturkan, sampai saat ini, seluruh stake holder, kementerian/lembaga (K/L) masih terus berusaha agar pemenuhan kebutuhan MGC14Ribu terpenuhi. Beberapa skema juga disiapkan.  

“Kolaborasi dengan kepala daerah dan Satgas Pangan Daerah seperti yang sudah dilakukan, juga diperlukan. Adalah komitmen kita bersama untuk mendukung keputusan pemerintah agar masyarakat dapat mendapatkan minyak goreng curah Rp 14.000 per liter," ucap Arief.

Kegiatan program ini, lanjut dia, antara lain untuk penyaluran minyak goreng curah Rp 14.000 per liter kepada masyarakat NTT menggunakan tol laut. Kegiatan dilakukan bekerja sama dengan Kemenhub, Badan Pangan Nasional, BUMN seperti ID FOOD dengan anak perusahaannya PPI dan Rajawali Nusindo, PTPN, hingga Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

"Ini dapat menjadi contoh penyaluran minyak goreng curah Rp 14.000 sampai ke Indonesia Timur,” papar Arief.

Rantai Pasok Pangan Harus Pendek
Agusdin mengatakan, rantai pasokan pangan harus dibuat jadi pendek. Selain itu, perlu dibentuk produksi minyak goreng oleh rakyat secara lokal, yang dibuat dari bahan-bahan alternatif selain kelapa sawit.

Sedangkan Bayu menyoroti perlunya meredam tingkat inflasi untuk mempercepat pemulihan ekonomi. Dengan inflasi bisa dikendalikan, maka masyarakat memiliki uang lebih untuk yang lain, seperti untuk mencicil kendaraan dan untuk usaha. 

Editor : Esther Nuky (esther@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN