Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor melihat pergerakan saham di Jakarta, kemarin. Foto ilustrasi:  Investor Daily/David Gita Roza

Investor melihat pergerakan saham di Jakarta, kemarin. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Pilarmas: IHSG Menguat, Ini Lima Saham Pilihan Berpotensi Cuan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 24 Juni 2022 | 08:00 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi IHSG berdasarkan analisa teknikal, berpotensi bergerak menguat terbatas pada perdagangan jelang akhir pekan, Jumat (24/6/2022). IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.918 – 7.099. Lima saham pilihan berpotensi cuan jelang akhir pekan.

Pada perdagangan Kamis (23/6/2022), IHSG ditutup menguat sebesar 13 poin (0,20%) ke level 6.998. Sektor infrastructures, healthcare, consumer non cyclicals, consumer cyclicals bergerak positif dan mendominasi kenaikan IHSG hari ini. Investor asing melakukan penjualan bersih sebesar Rp 1,7 triliun.

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, Presiden Tingkok Xi Jinping berjanji untuk memenuhi target ekonomi untuk tahun ini bahkan ketika pendekatan zero covid telah mendorong pasar properti mengalami perlemahan bahkan ketika pertumbuhan menjadi semakin jauh dari target yang ditetapkan. Tiongkok akan memperkuat penyesuaian kebijakan makro dan akan mengadopsi langkah langkah yang lebih efektif untuk memenuhi target pembangunan social dan ekonomi untuk tahun 2022 dan berusaha sebisa mungkin untuk mengurangi dampak dari Covid 19.

“Bagi kami apa yang disampaikan oleh Tiongkok sudah sangat amat baik. Hanya saja implementasi dan perilaku masyarakat disini merupakan factor penting apakah bisa berhasil atau tidak. Covid akan membuat perilaku masyarakat berubah khususnya terhadap konsumsi. Berhasil atau pulih atau tidak, juga ditentukan oleh masyarakat itu sendiri,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Jumat (24/6/2022).

Baca juga: IHSG Lanjutkan Kenaikan, Pantau ADHI, CPIN, ICBP, EXCL, SMGR

Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan dari dalam negeri, penundaan kebijakan pajak karbon yang semula direncanakan berlaku pada April lalu, akhirnya akan diterapkan pada 1 Juli 2022 mendatang. Hal ini sejalan dengan emisi karbon di Indonesia yang selalu meningkat. Langkah tersebut dinilai dapat memitigasi atau mengurangi dampak emisi karbon terhadap perubahan iklim yang cukup mengkhawatirkan sebab dapat menyebabkan kerusakan ekosistem lahan dan lautan serta kelangkaan air dan pangan.

Pajak karbon merupakan salah satu instrumen Nilai Ekonomi Karbon (NEK) yang dikenakan atas kandungan karbon atau aktivitas mengemisi karbon di mana dapat mengubah perilaku para pelaku ekonomi untuk beralih ke aktivitas ekonomi hijau rendah karbon, mendukung target penurunan emisi hingga mendorong inovasi dan investasi.

“Kami memandang bahwa kebijakan pajak karbon ini dapat menjadi peluru bagi pemerintah untuk menggerakkan perusahaan penghasil emisi tinggi untuk mengurangi laju emisi dengan sejumlah cara termasuk beralih ke energi ramah lingkungan agar cost-nya tidak terlalu tinggi yang dapat menggerus keuntungan,” tambahnya.

Baca juga: Phintraco Sekuritas: IHSG Lanjutkan Rebound, Cermati Saham Defensif dan Konstruksi

Saat ini indeks industri barang baku masih tercatat membukukan return positif sebesar 3,64%, meskipun masih lebih rendah dari return yang tercatat pada IHSG sebesar 6,40% di sepanjang tahun 2022. Secara fundamental, margin laba bersih emiten semen dinilai cukup tipis yakni sebesar 5% secara rata-rata di mana SMGR (Semen Indonesia) dan SMCB (Solusi Bangun Indonesia) masing-masing sebesar 6% serta SMBR (Semen Baturaja) sebesar 2%. Sementara, dilihat dari kinerja penjualannya SMCB memimpin dengan pertumbuhan sebesar 13,37%, lalu diikuti oleh SMBR sebesar 3,15% dan SMGR sebesar 0,74%.

Memang tantangan demi tantangan menghampiri sektor semen mulai dari harga batubara dan pajak royalti, namun seberapa kuat perusahaan dapat memitigasi risiko dan mampu mempertahankan margin keuntungan, ketahanannya cukup diuji di tengah kondisi seperti saat ini. Secara umum, kami melihat pajak royalti baik untuk keberlanjutan ekonomi secara jangka panjang.

Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan lima saham pilihan berpotensi cuan pada peradgangan jelang akhir pekan ini, yaitu KLBF, EXCL, AMRT, KIJA, dan BBTN.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN