Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor memantau pergerakan saham. Foto ilustrasi: Beritastu Photo/Uthan AR

Investor memantau pergerakan saham. Foto ilustrasi: Beritastu Photo/Uthan AR

Saham Pilihan untuk Trading 24 Juni dan Target Harganya

Jumat, 24 Juni 2022 | 08:21 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pada perdagangan Jumat (24/6/2022), sebagian besar analis memprediksi IHSG berpotensi menguat.

Pada perdagangan Kamis (23/6/2022), IHSG ditutup menguat sebesar 13 poin (0,20%) ke level 6.998. Sektor infrastructures, healthcare, consumer non cyclicals, consumer cyclicals bergerak positif dan mendominasi kenaikan IHSG hari ini. Investor asing melakukan penjualan bersih sebesar Rp 1,7 triliun.

Wall Street membukukan kenaikan solid pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), didorong kinerja yang kuat dari saham-saham defensif dan teknologi yang mengatasi penurunan untuk kelompok-kelompok yang sensitif secara ekonomi karena berlanjutnya kekhawatiran tentang potensi resesi.

Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 194,23 poin atau 0,64%, menjadi menetap di 30.677,36 poin. Indeks S&P 500 bertambah 35,84 poin atau 0,95%, menjadi berakhir di 3.795,73 poin. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 179,11 poin atau 1,62%, menjadi ditutup di 11.232,19 poin.

Baca juga: BNI Sekuritas: IHSG Rawan Profit Taking, Cermati Saham Pilihan ADMR, JPFA, UNVR dan MAPI

Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor utilitas dan perawatan kesehatan masing-masing terdongkrak 2,35% dan 2,22%, melampaui sisanya. Sementara itu, sektor energi tergelincir 3,75%, menjadikannya kelompok berkinerja terburuk.

Indeks acuan S&P 500 berayun antara positif dan negatif selama sesi, tetapi saham-saham mulai bergerak menuju penutupan pasar. Imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS turun ke posisi terendah dua minggu, mendukung saham-saham teknologi dan pertumbuhan sensitif suku bunga lainnya.

Perdagangan tetap bergejolak setelah S&P 500 minggu lalu mencatat penurunan persentase mingguan terbesar sejak Maret 2020. Investor mempertimbangkan seberapa jauh saham bisa jatuh setelah indeks awal bulan ini turun lebih dari 20% dari tertinggi sepanjang masa Januari, membenarkan definisi umum dari pasar bearish.

Saham di kawasan Asia-Pasifik beragam pada hari Jumat karena investor menimbang kekhawatiran resesi. Di pasar Jepang, Nikkei 225 naik 0,13%, sedangkan Topix turun 0,11%. Kospi Korea Selatan naik 0,7%, dan Kosdaq naik 1,34%. S&P/ASX 200 di Australia tergelincir 0,21%. Pasar Selandia Baru ditutup untuk liburan pada hari Jumat.

Baca juga: Pilarmas: IHSG Menguat, Ini Lima Saham Pilihan Berpotensi Cuan Jelang Akhir Pekan

Harga konsumen inti di Jepang naik 2,1% untuk bulan Mei dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sesuai dengan perkiraan, menurut Reuters. Itu di atas target Bank of Japan dari inflasi 2%. Namun, harga konsumen hanya naik 0,8% jika makanan segar dan energi dikeluarkan.

Ke depan, perusahaan logistik GoGoX akan memulai perdagangan di pasar Hong Kong. Gubernur Reserve Bank of Australia, Philip Lowe, juga akan berbicara tentang inflasi di kemudian hari.

Melihat kondisi tersebut, para analis merekomendasikan beberapa pilihan saham untuk trading dan target harganya. Dimulai dari analis dari Mandiri Sekuritas yang memberikan saham-saham pilihan, yaitu

Baca juga: Hati-hati, 133 Saham Masuk Watchlist Bursa

CPIN 

Rekomendasi: Buy

Harga penutupan: 5.650

Target harga: 5.950

Stop loss/Reversal: 5.500

Support: 5.500

Resistance: 5.950

MAIN 

Rekomendasi:  Buy

Harga penutupan: 640 

Target harga: 690 

Stop loss/Reversal: 600 

Support: 600 

Resistance690

JPFA 

Rekomendasi: Buy

Harga penutupan: 1.505 

Target harga: 1.560 

Stop loss/Reversal: 1.490 

Support: 1.490 

Resistance1.560 

EXCL 

Rekomendasi:  Buy

Harga penutupan:  2.670 

Target harga: 2.840 

Stop loss/Reversal: 2.600 

Support: 2.600 

Resistance2.840

AMRT 

Rekomendasi: Speculative Buy

Harga penutupan: 1.990 

Target harga: 2.040 

Stop loss/Reversal: 1.950 

Support: 1.990 

Resistance2.250

BUMI 

Rekomendasi: Speculative Buy

Harga penutupan: 65

Target harga: 71

Stop loss/Reversal: 63

Support: 63

Resistance71

ENRG 

Rekomendasi: Speculative Buy

Harga penutupan: 246 

Target harga: 266 

Stop loss/Reversal: 240 

Support: 240 

Resistance: 266

BIPI  

Rekomendasi: Speculative Buy

Harga penutupan: 115

Target harga: 124

Stop loss/Reversal: 110

Support: 110

Resistance: 124

Baca juga : Saham Asia Pasifik Diperdagangkan Variatif, Pasar Memantau Kekhawatiran Resesi

Sementara itu, Analis Pilarmas Investindo Sekuritas memberikan beberapa saham pilihan yang bisa dicermati pada hari ini, yaitu

KLBF

Last Price : 1.700

Support : 1.655

Resistance: 1.765

EXCL

Last Price : 2.670

Support : 2.600

Resistance: 2.760

AMRT

Last Price : 1.990

Support : 1.945

Resistance: 2.070

KIJA

Raih marketing sales Rp 477,6 miliar di kuartal I-2022

Last Price:165

PER: -x

PBV: 0,54x

Support: 156

Resistance: 175

Target: 155 (short term) 180 (long term)

Exit: 170 (short term) 160 (long term)

BBTN

Berdasarkan laporan keuangan bulanan BTN per Mei 2022, berhasil membukukan laba bersih hingga Rp 1,06 triliun.

Last Price: 1.480

PER; 5,02x

PBV; 0,70x

Support: 1.445

Resistance: 1.530

Target: 1.350

Exit: 1.550

Baca juga : Saham AS Naik di Tengah Risiko Resesi

Sementara itu, Artha Sekuritas Indonesia merekomendasaikan saham-saham pilihan yang bisa dicermati pada perdagangan hari ini, yaitu

PWON

Target Price: 520 – 530

Entry Level: 490 – 500

Stop Loss: 484

Candlestick membentuk hanging man dengan stochastic membentuk goldencross mengindikasikan potensi penguatan

MIKA

Target Price: 2.950 – 3.000

Entry Level: 490 – 500

Stop Loss: 484

Candlestick membentuk hanging man dengan stochastic membentuk goldencross mengindikasikan potensi penguatan

TLKM

Target Price: 4.260 – 4.320

Entry Level: 4.120 – 4.180

Stop Loss: 4.090

Candlestick membentuk hanging man dengan stochastic membentuk goldencross mengindikasikan potensi penguatan.

Baca juga: IHSG Lanjutkan Kenaikan, Pantau ADHI, CPIN, ICBP, EXCL, SMGR

Sementara itu, Phintraco Sekuritas merekomendasikan tiga saham pilihan yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini, yaitu

ADHI

Resistance breakout @775 dengan pola white marubozu divalidasi kenaikan volume. MFI, Stochastic RSI dan MACD cenderung bergerak naik menjadi indikasi bullish reversal.

Entry : >=775

Stop-loss : <730

Target : 835-850

Resistance : 835

Pivot : -

Support : 730

TKIM

Pelemahan mulai konsolidasi di support @6400 dengan volume yang cenderung menipis diikuti penyempitan negative slope MACD. Selama bertahan di atas support 6400, potensi rebound (terdapat indikasi double bottom ).

Entry : 6.400-6.500

Stop-loss : 6.350-6.300

Target : 6.700-6.775

Resistance : 6.700

Pivot : 6.500

Support : 6.400

WIKA

MA20 breakout seiring golden cross yang terbentuk pada dan Stochastic RSI dan MACD divalidasi dengan kenaikan volume. Bertahan di atas 935 (MA20), potensi minor bullish reversal.

Entry : >=940

Stop-loss : <905

Target : 985-1.000

Resistance : 980

Pivot : 935

Support : 905

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN