Petugas membersihkan lantai di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/UthanAR)

Petugas membersihkan lantai di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/UthanAR)

IHSG Dibuka Naik Tipis 0,07%

Rabu, 25 Jan 2023 | 08:58 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Ditutup melemah sebesar 14 poin (0,20%) ke level 6.860, IHSG dibuka naik tipis 4,67 poin (0,07%) ke level 6.865,53 pada sesi I perdagangan, Rabu (25/1/2023). Namun, IHSG bergerak terpeleset ke zona merah setelah dibuka, sehingga bergerak bervariasi pada rentang 6.857 - 6.871.  

Tercatat sebanyak 1,1 miliar saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 375,48 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 43.672 kali transaksi. Sebanyak 176 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 128 saham terkoreksi, dan 223 saham stagnan.

Indeks-indeks Wall Street cenderung sideway di Selasa (24/1/2023) pasca penguatan signifikan di Senin (23/1/2023). Pergerakan indeks-indeks Wall Street tersebut dipengaruhi oleh rilis kinerja keuangan 2022 oleh sejumlah perusahaan di AS. Pekan ini menandai dimulainya periode rilis kinerja keuangan 2022. Pelaku pasar di AS juga kembali mengantisipasi hasil FOMC pada 31 Januari hingga 1 Februari 2023 dimana The Fed diyakini kembali menaikan sukubunga acuan, namun dengan nilai yang lebih kecil dibanding sebelumnya, yaitu sebesar 25 bps.

Baca juga: Saham Pilihan untuk Trading 25 Januari dan Target Harganya

Advertisement

Pergerakan serupa juga dicatatkan oleh mayoritas indeks di Eropa pada perdagangan Selasa (24/1/2023). Indeks manufaktur di Euro Area naik ke 48.8 di Januari 2023 dari 47,8 di Desember 2022 dan indeks non-manufaktur di Euro Area kembali ke level ekspansif (50,7) di Januari 2023 dari 47.8 di Desember 2022. Akan tetapi, realisasi indeks manufaktur dan non-manufaktur di Jerman dan Inggris masih mixed di Januari 2023. Nampaknya hal ini yang membayangi indeks-indeks regional Eropa di Selasa (24/1).

Dari pasar komoditas, harga minyak dunia melemah lebih dari 1% di Selasa (24/1/2023), namun masih bertahan di atas US$ 80 per barel. Harga crude oil bertahan di US$ 80,66 per barel (turun 1,2%), sementara harga brent oil berada di US$ 87,04 per barel (turun 1,3%) di perdagangan Selasa (24/1/2023).

Saham Asia-Pasifik diperdagangkan beragam pada hari Rabu, memimpin dari perjuangan Wall Street untuk mendapatkan arah karena pasar Tiongkok dan Hong Kong tetap tutup untuk liburan Tahun Baru Imlek.

Baca juga: Ajaib Sekuritas: IHSG Mixed, Tiga Saham Bakal Melesat

Di Korea Selatan, Kospi naik 1,3%, sedangkan Kosdaq naik 1,16% pada jam pertama perdagangan. Nikkei 225 Jepang turun 0,22% dan Topix turun 0,06%. S&P/ASX 200 Australia turun 0,43% karena investor menunggu rilis pembacaan inflasi negara tersebut.

Prediksi Analis

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG koreksi lanjutan pada perdagangan Rabu (25/1/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada resistance 6.940, pivot 6.880, support 6.800. Cermati peluang trading buy pada lima saham berikut. Diantaranya BSDE dan BIPI.

Phintraco Sekuritas menjelaskan, IHSG membentuk pola spinning top yang menjadi indikasi potensi koreksi lanjutan di Rabu (25/1/2023). “Dengan demikian, waspadai koreksi dengan pivot di 6.800 dan support kuat terdekat di 6.740 (MA20),” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Rabu (25/1/2023).

Phintraco Sekuritas menjelaskan, koreksi tersebut merupakan koreksi wajar untuk keluar dari overbought area, terlebih indeks-indeks global juga cenderung mixed di perdagangan Selasa (24/1/2023).

Baca juga: Entitas Surya Semesta (NRCA) Ikut Garap Tol Rp 5 T di Subang, Ini Kabar Terbarunya

Phintraco Sekuritas menjelaskan, sentimen positif utama berasal dari ekspektasi pemulihan permintaan Tiongkok dan dukungan dari penjabat The Fed terkait perlambatan kenaikan sukubunga acuan di FOMC Februari 2023.

Dari dalam negeri, Phintraco Sekuritas menambahkan, pasar juga akan mulai merespon rilis kinerja keuangan 2022 dari emiten-emiten di Bursa Efek Indonesia yang umumnya dimulai dengan kinerja emiten di sektor keuangan.

“Untuk hari ini, pelaku pasar masih dapat mencermati peluang trading buy pada saham-saham yang tidak berada dalam overbought area, seperti BSDE, TLKM, CPIN, ACES dan BIPI.” Tutup Phintraco Sekuritas.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com