Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Suasana Main Hall di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Suasana Main Hall di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

FOKUS PASAR:

Aliran Dana Masuk Mulai Terlihat, Ekonomi Kembali Pulih Bertahap

Selasa, 20 April 2021 | 09:42 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id  — Pemulihan ekonomi yang terjadi secara bertahap memberikan antusiasme pelaku pasar terhadap pasar modal, di mana aliran dana masuk saat ini mulai terlihat lagi selama satu pekan terakhir. Saat ini, beberapa indikator telah mengisyaratkan adanya perbaikan.

Berdasarkan riset harian Pilarmas Sekuritas, Selasa (20/4), kegiatan ekspor dan impor yang telah tumbuh cukup signifikan mengindikasikan adanya pemulihan dari segi permintaan dan produksi, namun mobilitas masyarakat yang masih dibatasi pada kuartal II tahun ini menjadi tantangan terhadap percepatan dari pemulihan tersebut.

Hal tersebut digambarkan cukup jelas pada pertumbuhan penjualan emiten retail yang masih berada pada zona negatif di bulan Maret 2021. Hal ini mencerminkan aktivitas konsumsi yang masih tertahan dan belum sepenuhnya pulih seiringan dengan pandemi virus corona yang belum juga usai.

Untuk menjaga tren pemulihan tetap berada pada zona positif, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan kementrian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir menyampaikan 5 strategi yang akan terus dilakukan oleh pemerintah, diantaranya mendorong konsumsi dengan stimulus pemulihan ekonomi nasional, percepatan vaksinasi, mengendalikan penyebaran covid-19, mendorong eskpor dan implementasi UU No 11/2020 tentang Cipta Kerja menjadi strategi pemerintah guna menjaga tren tetap dalam jalur positif.

Dengan strategi yang sudah dijalankan sejak tahun lalu ditambah dengan adanya vaksinasi, diharapkan kepercayaan baik masyarakat dan dunia usaha dapat mulai tumbuh. Saat ini jumlah uang beredar meningkat dan konsumsi semakin membaik khususnya pada konsumsi kelas menengah atas.

Membaiknya kepercayaan diri dari kelompok tersebut diharapkan dapat menyumbang sekitar 82% dari konsumsi rumah tangga yang seiring dengan realisasi vaksin serta turunnya angka penyebaran. Di sektor industri, penerapan UU Cipta Kerja diyakini akan meningkatkan investasi melalui terbentuknya Indonesia Investment Authority.

“Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi penopang pertumbuhan ekonomi di tahun ini yang ditargetkan berada pada 4,5% hingga 5,3%,” jelas Pilarmas Sekuritas. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN