Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia BEI Risa E Rustam (kiri), I Gede Nyoman Yetna dan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono W. Widodo menyaksikan jajaran direksi dan komisaris PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk, masing-masing Corporate Secretary Lydia Jessica Toisuta, Komisaris Independen Satriadi Darmawan, Direktur Eddy Hartanto, Direktur Arief Cahyadi Wana dan Shareholder Representative Alvin Sariaatmadja (tiga dari kanan) saat listing perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, Selasa (14/1/2020). Foto: B1/UTHAN A RACHIM

Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia BEI Risa E Rustam (kiri), I Gede Nyoman Yetna dan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono W. Widodo menyaksikan jajaran direksi dan komisaris PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk, masing-masing Corporate Secretary Lydia Jessica Toisuta, Komisaris Independen Satriadi Darmawan, Direktur Eddy Hartanto, Direktur Arief Cahyadi Wana dan Shareholder Representative Alvin Sariaatmadja (tiga dari kanan) saat listing perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, Selasa (14/1/2020). Foto: B1/UTHAN A RACHIM

Ashmore AM Tebar Dividen Total Rp 78,61 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2020 | 15:18 WIB
Muhammad Ghafur Fadila

JAKARTA, Investor.id - PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) berniat membagikan dividen final tahun buku yang berakhir pada 30 Juni 2020 sebanyak Rp 50 miliar. Nilai dividen tersebut setara dengan Rp 45 per saham.

Manajemen Ashmore AM Indonesia menjelaskan, pembagian dividen ini sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 7 Oktober 2020. Dalam publikasinya, perseroan memaparkan jadwal pembagian dividen ini pada tanggal 6 November mendatang.

“Cum dan Ex Dividen pada pasar reguler dan negosiasi akan dilaksanakan pada periode 15-16 Oktober 2020. kemudian Ceum dan Ex Dividen di pasar tunai pada 19-20 Oktober 2020,” jelas manajemen, Minggu (18/10).

Selain itu, Ashmore AM menyebutkan perseroan akan membagikan dividen interim sebanyak Rp 25,75 per saham atau Rp 28,61 miliar. Dengan demikian total dividen yang dibagikan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2020 berjumlah Rp 78,61 miliar.

Lebih lanjut pada semester I-2020, emiten berkode saham AMOR ini diketahui memperoleh pendapatan senilai Rp 79,56 miliar atau turun 8,02% dari realisasi periode sama tahun lalu. Terkoreksinya pendapatan perseroan sejalan dengan penurunan pendapatan bersih usaha dari kegiatan manajer investasi sejumlah Rp 279,62 miliar.

Chief Executive Officer Ashmore Asset Management Ronaldus Gandahusada menjelaskan, pandemi masih menjadi pemicu utama penurunan kinerja perseroan. Kendati demikian, perseroan optimistis struktur usaha yang kuat mampu untuk membuat perseroan bertahan dan berhasil mengatasi tantangan-tantangan operasional yang datang.

“Pada masa seperti ini, prioritas perusahaan adalah sumber daya manusia, manajemen risiko, dan disiplin biaya untuk mempertahankan kinerja keuangan,” jelas dia.

Adapun hingga Juni 2020, emiten berkode saham AMOR ini mencatatkan dana kelolaan sebanyak Rp 22,8 triliun, turun 17,8% dari periode sama tahun lalu yakni Rp 27,71 triliun. Penurunan dipicu atas pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia sebesar 22,9% pada periode yang sama.

Perseroan sebelumnya berencana merealisasikan digitalisasi sistem demi memperluas jangkauan nasabah. Saat ini perseroan tengah dalam proses finalisasi. Direktur Ashmore AM Indonesia Arief Cahyadi Wana menjelaskan, langkah ini dilakukan sejalan dengan tingginya jumlah nasabah yang tidak memiliki akses langsung terhadap investasi.

Perseroan menilai potensi perluasan nasabah ini masih sangat besar lantaran saat ini jumlah nasabah perseroan yang berkisar 25 ribu masih sangat kecil dibandingkan dengan pemegang Single Investor Identification (SID) Indonesia, yaitu 2,40 juta. “Dengan aplikasi yang akan diluncurkan, calon nasabah yang belum terjangkau oleh agen penjual bisa menjadi investor,” jelasnya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN