Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bursa Eropa

Bursa Eropa

Bursa Eropa Akhir Pekan Ditutup Kompak Melemah

Gora Kunjana, Sabtu, 9 November 2019 | 09:47 WIB

JAKARTA, investor.id – Bursa-bursa utama Eropa yakni, Spanyol, Inggris, Jerman, dan Prancis pada perdagangan akhir pekan (8/11/2019) ditutup kompak melemah.

Dimulai dari Madrid, saham-sham Spanyol berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat (8/11/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid melemah 0,57% atau 53,60 poin, menjadi 9.393,70 poin setelah dibuka di 9.447,30 poin,

Sebanyak 20 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam IVEX-35 mengalami penurunan harga, sementara 15 saham perusahaan lainnya naik.

Raksasa perushaan tekstil Inditex mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau bluechips, dengan harga sahamnya jatuh 2,69%.

Disusul oleh saham bank tabungan Bankia dan Banco Santander, yang masing-masing kehilangan sebesar 2,26% dan 2,18%.

Di sisi lain, perusahaan produsen baja Acerinox terangkat 2,54%, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan infrastruktur Acciona dengan kenaikan 1,99%, serta produser energy bersih Siemens Gamesa bertambah 1,72%.

Dari London dilaporkan, saham-saham Inggris ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat (8/11/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London berkurang 0,64% atau 47,03 poin, menjadi 7.359,38 poin. Ocado Group, toko bahan makanan berbasis daring, mengalami kerugian paling banyak (top loser) dari saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 7,14%.

Diikuti oleh saham perusahaan pembuat dan penambang baja multinasional terintegrasi secara vertical Evraz yang jatuh 3,81%, serta perusahaan penyedia layanan kesehatan sawsta NMC Health turun 3,74%.

Sementara itu, London Stock Exchange Group,sebuah perusahaan operator bursa efek dan informasi keuangan berbasis di Inggris, terangkat 2,34%, menjadi peraih keuntungan tertinngi (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan utilitas gas Inggris Centrica serta kelompok perusahaan layanan penjualan, pemasaran, dan dukungan internasional DCC, yang masing-masing bertambah 2,30% dan 1,52%.

Sedang dari Frankfurt dilaporkan, saham-saham Jerman berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat (8/11/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt turun 0,46% atau 60,90 poin menjadi 13.228,56 poin.

Perusahaan penyedia teknologi internet dan layanan keuangan global Wirecard mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 3,53%.

Diikuti oleh saham perusahaan jasa asuransi dan keuangan Allianz serta produsen semikonduktor Infineon Technologies, yang masing-masing turun sebesar 2,71%,dan 2,45%.

Di sisi lain, perusahaan farmasi Merck menguat 1,53%, menjadi peraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan energi RWE serta perusahaan kimia multinasional Linde, yang masing-masing naik sebesar 1,00% dan 0,99%.

Allianz adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 387,4 juta euro (US$427,4 juta).  

Sementara itu dari Paris dilaporkan, saham-saham Prancis ditutup cenderung datar pada perdagangan Jumat (8/11/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris turun tipis 0,02% atau 1,29 poin, menjadi 5,889,70. Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat 23 saham mengalami penurunan harga.

Perusahaan perbankan Prancis Credit Agricole jatuh 2,31% mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham penyedia layanan kualitas hidup Prancis Sodexo kehilangan 1,51%, serta penyedia layanan industry minyak dan gas internasional  TechnipFMC turun 1,32%.

Sementara pemimpin transformasi digital Prancis Atos terangkat 2,22%, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan. atau blue chips. Diikuti oleh saham perusahaan produsen minuman suling Prancis Pernod Ricard yang menguat 1,61%, serta kelompok industry Prancis Legrand naik 1,14%.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA