Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bursa Eropa. Foto ilustrasi: IST

Bursa Eropa. Foto ilustrasi: IST

Bursa Eropa Rabu Mayoritas Ditutup Menguat

Gora Kunjana, Kamis, 12 September 2019 | 08:11 WIB

JAKARTA, investor.id – Saham-saham di bursa Eropa pada perdagangan Rabu (11/9/2019) ditutup mayoritas menguat.

Penguatan dimulai dari saham-saham di Inggris yang berakhir lebih kuat pada perdagangan Rabu (11/9/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London bertambah 0,96% atau 70,08 poin, menjadi 7.348,03 poin.

London Stock Exchange Group, sebuah perusahaan operator bursa efek dan informasi keuangan yang berbasis di Inggris, melonjak 5,91% menjadi peraih keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan pembuatan dan pertambangan baja multinasional yang terintegrasi secara vertical Evraz, serta perusahaan perumahan Inggris Persimmon yang masing-masing meningkat 4,39% dan 4,02%.

Sementara itu, Aviva, sebuah perusahaan pertambangan tembaga mengalami kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 2,87%.

Diikuti oleh saham perusahaan multinasional dan perusahaan penerbitan Informa yang melemah 0,98%, serta Royal Dutch Shell PLC-A, perusahaan minyak dan gas utama, turun 0,95%.

Dari Frankfurt dilaporkan, saham-saham Jerman berakhir lebih tinggi pada perdagangan  Rabu (11/9/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 0,74% atau 90,36 poin menjadi 12.359,07 poin. 

Perusahaan produsen semikonduktor Infineon Technologies meraih keuntungan teratas (top gainer) di antara saham-saham unggulan dengan harga sahamnya melonjak 3,09%.

Disusul oleh saham perusahaan kimia multinasional Linde, serta maskapai penerbangan jerman Lufthansa,  yang masing-masing naik sebesar 2,05% dan 1,72%.

Di sisi lain, perusahaan kimia dan barang-barang konsumen Henkel mengalami kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya melemah 0,80%.

Diikuti oleh saham pemasok komponen otomotif Continental serta raksasa industri Thyssenkrupp, yang masing-masing turun sebesar 0,57% dan 0,47%.

Kelompok kimia BASF adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 220,8 juta euro (US$242,8 juta).

Adapun dari Paris dilaporkan, saham-saham Prancis ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (11/9/2019) dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris naik 0,44% atau 24,85 poin menjadi 5.618,06 poin.

Sebanyak 20 dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC40 tercatat mengalami kenaikan harga.

Kelompok perusahaan produsen barang-barang fashion mewah internasional Prancis Kering melonjak 3,79%, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics  yang naik 3,78%, serta produsen baja internasional ArcelorMittal SA naik 2,44%.

Sementara itu kelompok perusahaan pengolahan air dan limbah Prancis Verolia Environment mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 1,92%.

Disusul oleh saham perusahaan perbankan Prancis Credit Agricole yang melemah 1,11%, serta perusahaan penyedia layanan industri migas internasional Technipfmc  turun 1,07%.

Sementara itu,  bursa saham Spanyol ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Rabu (11/9/2019) dengan indeks IBEX-35 di Bursa Efek Madrid melemah 0,21% atau 18,70 poin, menjadi 9.059,50 poin setelah dibuka di 9.078,20 poin.

Sebanyak 13 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 menderita penurunan harga, sementara 21 saham naik dan satu stagnan. 

Perusahaan raksasa tekstil Inditex seperti dilansir Antara,  menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 3,88%.

Diikuti oleh saham bank tabungan bankia yang turun 1,45%, dan perusahaan properti Inmobillaria Colonial menyusut 1,33%.

Di sisi lain, perusahaan energi terbarukan Siemens Garnesa Renewable Energy berkinerja paling baik  (top gainer) di antara saham-saham unggulan dengan harga sahamnya melonjak sebesar 4,11%.

Disusul oleh saham perusahaan teknologi Indra yang meningkat 2,97%, serta saham perusahaan penyedia infrastruktur Acciona naik 2,89%.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN