Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Rosa

Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Rosa

Dibuka Menguat, Tak Sampai 2 Menit IHSG Langsung ke Zona Merah

Gora Kunjana, Jumat, 8 November 2019 | 09:12 WIB

JAKARTA, investor.id –Sempat dibuka naik di level 6.168,453, tak sampai 2 menit indeks harga saham gabungan (IHSG) langsung berbalik arah ke zona merah.

Seperti dilaporkan BeritasatuTV langsung dari lantai bursa, indeks sekitar pukul 09.02 WIB berada di level 6.164.36, turun 0,03% atau 0,61 poin.

Terpantau di menit-menit awal ini, sebanyak 307 juta lembar saham telah diperdagangkan dengan nilai Rp 171 miliar, dan frekuensi 15.787 kali transaksi.

Reliance Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang mencoba menguat di akhir pekan melihat pelemahan yang cukup signifikan selama 2 hari perdagangan dengan support resistance 6.140-6.280.

Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya; JPFA, SMGR, BBRI, TBIG, ANTM, LPKR, SMRA, LPPF.

Artha Sekuritas memprediksi IHSG melemah pada perdagangan hari ini dengan bergerak pada kisaran support 6.057-6.111 dan resistance 6.228-6.291.

Secara teknikal indikator stochastic kembali membentuk deadcross dan MACD menunjukkan signal distribusi mengindikasikan trend pelemahan masih akan berlanjut. Kecemasan dari negosiasi Tiongkok dan Amerika diperkirakan masih akan menbayangi pasar saham.

Erdikha Elit Sekuritas memperkirakan indeks pada hari ini bergerak consolidation melemah kecenderungan menguat dengan range pergerakan 6.195 sampai 6.240.

Indeks pada perdagangan kemarin ditutup melemah membentuk pola consolidation menguji support level 6130, apabila level ini tertembus maka berpotensi melanjutkan pelemahan hingga menguji level support 6.090.

Indikator stochastic nampak berada pada areal pertengahan di level 30 adanya potensi akan terjadi pelemahan. Indeks nampak ditransaksikan cukup ramai dengan nilai transaksi terjadi sebesar 8,31 triliun, kendati asing melakukan aksi jual bersih sebesar 1,35 triliun.

Pelemahan indeks dibebani oleh sektor Consumer (-1.708%), Mining (-1.581%), Misc -Ind (-1.408%), Agriculture (-1.061%), Finance (-0.96%), Infrastructur (-0.915%), Manufactur (-0.819%), Trade (-0.679%), kendati ditopang oleh sektor Property (0.227%), Basic-Ind (0.878%) yang masih mencoba mengalami penguatan meskipun kurang signifikan.

Beberapa waktu yang lalu, Presiden Jokowi menjadi pembicara dalam acara Indonesia Banking Expo 2019. Dalam acara tersebut Presiden Jokowi meminta pelaku industri perbankan salah satunya yaitu untuk menurunkan suku bunga kredit.

Untuk diketahui, suku bunga acuan BI 7-Day Repo Rate telah melakukan pemangkasan 100 bps selama 4 kali ke level 5%.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA