Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR

Monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR

IHSG Melemah, Asing “Net Buy” Saham Rp 25,54 Miliar

Selasa, 4 Mei 2021 | 11:50 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Di tengah penurunan Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (4/5), kembali melemah 19,3 poin (0,32%) menjadi 5.933,30, pemodal asing justru cetak pembelian bersih (net buy) Rp 25,54 miliar di semua pasar. IHSG bergerak dalam rentang 5.932,32-5.974,68 dengan nilai transaksi Rp 4,51 triliun.

Pemodal asing menggelar net buy saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 33,78 miliar, PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) Rp 27,34 miliar, PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) Rp 23,88 miliar, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Rp 16,20 miliar, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 8,39 miliar.

Sedangkan lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak oleh pemodal asing, yaitu saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 27,29 miliar, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) Rp 13,41 miliar, PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 11 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 8,15 miliar, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Rp 7,70 miliar.

Terkait penurunan indeks hingga akhir sesi I hari ini sejalan dengan pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi, consumer non cyclicals, consumer cyclicals, dan infrastruktur. Sedangkan sektor saham yang berhasil menguat adalah saham sektor transportasi dan logistik, teknologi, kesehatan, industri, dan material dasar.

Walau IHSG ditutup melemah, kedua saham ini masih berhasil mencetak lonjakan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Inter Delta Tbk (INTD) naik Rp 49 (34,75%) menjadi Rp 190 dan PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) menguat Rp 103 (24,41%) menjadi Rp 525. Penguatan juga dietak saham PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) naik Rp 180 (19,05%) menjadi Rp 1.125, PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) menguat Rp 35 (17,95%) menjadi Rp 230, dan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) menguat Rp 590 (15,40%) menjadi Rp 4.420.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN