Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Asahimas catat peningkatan ekspor 44% selama kuartal III-2020.

Asahimas catat peningkatan ekspor 44% selama kuartal III-2020.

Kuartal III-2020, Ekspor Asahimas Flat Glass Meningkat 44%

Sabtu, 28 November 2020 | 08:29 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA — PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) alami peningkatan penjualan ekspor menjadi 44%, pada kuartal III-2020 dibandingkan dengan periode sama pada kuartal III-2019 yang mencatatkan 37%. 

Direktur Asahimas Flat Glass, Mohamad Amien mengatakan, perolehan tersebut disebabkan oleh upaya perseroan dalam meningkatkan ekspansi ekspor, terutama pada semester II-2020, negara tujuan ekspor perseroan telah mengalami sedikit perbaikan.

“Dengan demikian, penjualan ekspor perseroan mengalami perubahan, dari kuartal III-2019 sebesar 37% menjadi 44% pada kuartal III-2020,” ujar dia dalam paparan publik Asahimas Flat Glass melalui webindar, Jumat (27/11).

Secara rinci, penjualan ekspor pada kuartal III-2020 ini mengalami penurunan 1,72% menjadi Rp 1,14 triliun, dibandingkan dengan perolehan periode sama tahun sebelumnya yang mencatatkan Rp 1,16 triliun. 

Menurut Amien, perolehan penjualan kuartal III-2020 didominasi dari pasar asia sekitar 86%. Kemudian pasar Australia dan Selandia Baru sekitar 10%. Selain itu, pasar Timur Tengah dan Afrika sekitar 5%. 

Sementara itu, dari sisi penjualan domestik, pada kuartal III-2020 tercatat sejumlah 56%, mengalami penurunan dibandingkan periode sama di tahun sebelumnya yang membukukan sebesar 63%. Hal ini terjadi karena adanya penurunan permintaan pasar domestik. 

Dari sisi kinerja keuangan, penjualan neto perseroa  mengalami penurunan Rp 515 miliar atau sekitar 16% menjadi Rp 2,6 triliun apabila dibandingkan kuartal III-2019 yang tercatat Rp 3,1 triliun. Amien menyampaikan, penurunan ini disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang memberikan dampak terhadap aktivitas pertumbuhan penjualan perseroan. 

Kemudian, rugi usaha perseroan sebesar Rp 265 miliar pada kuartal III-2020. Disamping itu, pada periode yang sama, perseroan membukukan rugi selisih kurs sebesar Rp 238,5 miliar dan beban bunga pinjaman Rp 100,3 miliar, hal ini disebabkan oleh melemahnya mata uang rupiah. “Maka demikian, hingga September 2020 ini perseroan melaporkan rugi bersih sekitar Rp 653 miliar,” ujar dia. 

Secara total aset perseroan per 30 September 2020 meraih Rp 8,2 triliun, mengalami penurunan 6% dari 31 Desember 2019 sebesar Rp 8,7 triliun. Penurunan ini disebabkan oleh turunnya aset lancar sekitar Rp 136 miliar dan penurunan aset tidak lancar Rp 390 miliar.

Menurut Amien, penurunan aset lancar tersebut terutama berasal dari turunnya persediaan sebesar Rp 177 miliar dan terdapat pajak dibayar dimuka sebesar Rp 50 miliar. Sedangkan penurunan aset tidak lancar, berasal dari turunnya aset tetap karena depresiasi sebesar Rp 396 untuk periode September tahun ini.

Sebagai informasi, untuk meningkatkan kinerja bisnisnya di tengah pandemi, perseroan telah menyiapkan beberapa strategi, yakni meluncurkan produk-produk bernilai tambah yang baru untuk kaca eksterior dan interior serta meningkatkan aktivitas pemasaran.

Strategi lainnya, meningkatkan efisiensi biaya produksi dan biaya operasi serta terus meningkatkan ekspor dan meningkatkan daya saing perseroan dengan terus melakukan inovasi dan memperluas jaringan pemasaran dan pelayanan melalui berbagai jenis produk baru di pasar domestik maupun ekspor. (bil)

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN