Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung melintas di depan papan elektronik perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, Senin (2/3/2020). BEI menggelar rapat kordinasi bersama OJK dan pemerintah untuk mengantisipasi dampak virus korona terhadap pasar modal Indonesia dengan melarang aktivitas short selling di pasar modal per tanggal 2 Maret 2020. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengunjung melintas di depan papan elektronik perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, Senin (2/3/2020). BEI menggelar rapat kordinasi bersama OJK dan pemerintah untuk mengantisipasi dampak virus korona terhadap pasar modal Indonesia dengan melarang aktivitas short selling di pasar modal per tanggal 2 Maret 2020. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Mulai Bangkit, IHSG dan Kapitalisasi Pasar dalam Sepekan Naik 8,36%

Mashud Toarik, Sabtu, 28 Maret 2020 | 06:56 WIB

JAKARTA, investor.id – Ketidakpastian akibat penyebaran Covid-19 masih menyelimuti aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan ini. Kendati begitu optimisme perlahan mulai bangkit, terlihat dari data perdagangan periode tanggal 23-27 Maret 2020 dimana indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau.

IHSG pada penutupan pekan ini berada pada posisi 4.545,571 atau mengalami peningkatan sebesar 8,36 persen dibandingkan pekan lalu pada posisi 4.194,944.

Penguatan IHSG diikuti oleh kapitalisasi pasar BEI selama periode 23 – 27 Maret 2020 yang menunjukkan kenaikan sebesar 8,36 persen atau sebesar Rp5.259,807 triliun dari Rp4.854,050 triliun selama sepekan yang lalu.

Bangkitnya optimisme ini juga dapat dilihat dari data rata-rata nilai transaksi harian yang meningkat sebesar 20,43 persen menjadi Rp9,619 triliun dari Rp7,987 triliun pada pekan sebelumnya.

Adapun volume rata-rata volume transaksi harian di BEI sebesar 16,63 persen menjadi 8.516 miliar unit saham dari 7.302 miliar unit saham pada periode sepekan yang lalu.

“Tidak hanya itu, rata-rata frekuensi transaksi harian juga mengalami kenaikan sebesar 64,93 persen atau sebesar 678.851 ribu kali transaksi dari penutupan pekan lalu pada posisi 411.606 ribu kali transaksi,” ujar Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono dalam keterangan tertulis yang diterima Majalah Investor, Jumat malam (27/3/2020).

Sementara itu terkait aktivitas investor asing, BEI mencatat pada Jumat kemarin, asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp221,25 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020, jual bersih asing tercatat sebesar Rp9,952 triliun.

Selain itu, BEI juga melaporkan, pada pekan ini, tepatnya pada Rabu (26/3/2020) Obligasi Berkelanjutan III Tower Bersama Infrastructure Tahap IV Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) mulai dicatatkan di BEI dengan jumlah dana Obligasi sebesar Rp1,50 triliun. Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) untuk Obligasi adalah AA-idn (Double A Minus). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2020 adalah 13 Emisi dari 11 Emiten senilai Rp15,67 Triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 425 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp441,56 triliun dan US$ 47,5 juta, diterbitkan oleh 116 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 92 seri dengan nilai nominal Rp2.812,62 Triliun dan US$ 400 juta. EBA sebanyak 12 emisi senilai Rp10,62 triliun.

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN