Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Lippo Cikarang. Foto: IST

Lippo Cikarang. Foto: IST

Orange County Dorong Kenaikan Pendapatan Lippo Cikarang 8,8%

Selasa, 11 Mei 2021 | 17:10 WIB
Lona Olavia

CIKARANG, investor.id -- PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) meraup total pendapatan Rp 1,84 triliun pada tahun 2020, atau meningkat 8,8% dari tahun 2019 yang sebesar Rp 1,69 triliun. Kenaikan pendapatan didukung oleh penjualan rumah hunian dan serah terima Apartemen Orange County yang memberikan kontribusi 68,6% dari total pendapatan dan meningkat sebesar 53,4%.

“Pada tahun 2020 industri properti menghadapi tantangan berat akibat pandemi Covid-19, kami bersyukur dapat beradaptasi dan mampu bertahan sebagai salah satu pengembang terbesar di Koridor Timur Jakarta dengan tetap terus meluncurkan produk-produk berkualitas sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Presiden Direktur Lippo Cikarang Simon Subiyanto dalam keterangan resmi, Selasa (11/5).

Simon menjelaskan, peningkatan penjualan utamanya didukung oleh penjualan rumah hunian dan serah terima apartemen di Orange County. Pendapatan dari rumah hunian dan apartemen meningkat 53,4% menjadi Rp 1,26 triliun dari Rp 825,1 miliar pada periode tahun lalu, dan berkontribusi 68,6% dari total pendapatan.

Tanah komersial dan ruko turun 51% menjadi Rp 65,9 miliar atau sekitar 3,6% dari total pendapatan. Sedangkan penjualan lahan industri turun 64,6% menjadi Rp 129,8 miliar dari Rp 366,9 miliar dibanding tahun sebelumnya terutama karena adanya penjualan sebesar Rp 239 miliar pada tahun 2019 di Delta Silicon 8.

Sementara itu, laba kotor untuk periode tersebut meningkat 3,7% menjadi Rp 706,1 miliar di tahun 2020 dari Rp 681,1 miliar di 2019. Rumah hunian dan apartemen meningkat 30,7% menjadi Rp 421,7 miliar dan mewakili lebih dari 59,7% laba kotor. Secara total, margin laba kotor turun menjadi 38,2% dari 40,2% pada periode tahun lalu karena perpaduan produk yang kurang menguntungkan. Secara triwulanan, laba kotor meningkat 17% menjadi Rp 706 miliar di kuartal IV-2020 dari Rp 602 miliar di kuartal III-2020.

Lebih lanjut, perusahaan melaporkan Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) untuk tahun 2020 turun 10,9% menjadi Rp 441 miliar dari Rp 495 miliar di tahun sebelumnya yang didorong oleh peningkatan beban pemasaran dan penjualan karena peluncuran proyek perumahan Waterfront Estates. Laba bersih setelah pajak negatif yang dilaporkan didorong oleh penyesuaian yang bersifat one-off. Penyesuaian tersebut terkait dengan investasi pada Dana Investasi Infrastruktur (Dinfra) yang diterbitkan oleh Meikarta dan pada infrastruktur di Lippo Cikarang.

“Tanpa penyesuaian, perusahaan masih mencatatkan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 115,6 miliar,” ujar Simon.

Simon melanjutkan, sepanjang tahun 2020, Lippo Cikarang telah meluncurkan hunian tapak Waterfront Estates, tepatnya pada Maret 2020 yang terdiri atas hunian modern yang menyatu dengan alam di lokasi yang strategis di Cikarang. Waterfront Estates menjawab kebutuhan keluarga muda dan milenial dengan menawarkan hunian yang terjangkau serta desain yang modern dan berkelas.

Sementara itu, untuk tahun ini, Riverside Estate, cluster pertama Waterfront Estates yang terdiri atas 225 unit, telah mulai diserahkan ke konsumen pada akhir April 2021. Jadwal serah terima yang tepat waktu mendukung komitmen serah terima Lippo Cikarang kepada pembeli rumah.

“Karena kami fokus pada peluang untuk pertumbuhan di masa depan, sangat menarik untuk melihat pembangunan infrastruktur di Koridor Timur Jakarta. Komitmen pemerintah pada Koridor Timur ditunjukkan oleh berbagai proyek infrastruktur termasuk LRT Cawang-Bekasi Timur (Light Rapid Transit) dengan pengerjaan mencapai 76,9%, Kereta Cepat Jakarta-Bandung ditargetkan beroperasi dalam beberapa tahun ke depan, dan tol layang Jakarta-Cikampek yang rampung pada 2019. Selain itu, terus ada pengerjaan pembangunan tol baru. Pelabuhan Patimban Deep Sea, sedangkan bandara Kertajati sudah beroperasi sejak 2018,” tambah Simon.

Bangun Kepercayaan

Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih melanda Tanah Air, Lippo Cikarang melaksanakan kegiatan virtual gathering untuk menjalin komunikasi dengan warga kota agar silaturahmi terus tejaga baik dan harmonis.

Mengangkat tema kunci sukses kehidupan bermasyarakat kota dengan tujuan membangun kepercayaan warga terhadap manajemen Lippo Cikarang, Komisaris Independen Lippo Cikarang Didik J Rachbini mengatakan, modal sosial sangat dibutuhkan melebihi modal kapital dalam hubungannya dengan kemajuan suatu kawasan pemukiman.

Didik memberi contoh kasus beberapa perbedaan kemajuan, seperti Filipina Utara dengan Filipina Selatan, juga Italia Utara Dan Italia Selatan. "Perang dan konflik di Selatan Filipina, bikin kawasan terpuruk, kalah dibanding kemajuan Filipina Utara yang modern. Lalu, jaringan mafioso di Selatan Italia, terkesan membuat kawasannya kalah telak dibanding kemajuan Italia Utara yang olahraganya, turismenya dan seninya hebat," ungkapnya.

Karena itu, menurutnya, modal sosial, yakni trust (kepercayaan, rasa saling percaya), norm (budaya, adat, kearifan-kearifan agama dan lokal), serta network (memiliki dan terus bangun jaringan luas), merupakan hal sangat penting yang memungkinkan terbentuknya kerja sama dinamis, positif di antara manusia.

Lippo Cikarang terus membangun reputasinya sebagai pengembang properti kawasan perkotaan yang memiliki fasilitas berstandar internasional dengan luas area sekitar 3.250 hektar di salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.

Saat ini, anak perusahaan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) tersebut telah berhasil membangun lebih dari 17.192 rumah dan memiliki populasi 55.379 penduduk. Di kawasan industri Lippo Cikarang, ada sekitar 582.307 orang yang bekerja setiap hari di 1.399 fasilitas manufaktur atau pabrik.

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN