Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kinerja IHSG akhir sesi II Jumat sore (16/10/2020) Sumber: BSTV

Kinerja IHSG akhir sesi II Jumat sore (16/10/2020) Sumber: BSTV

Profit Taking dan Macetnya Negosiasi Stimulus Tekan IHSG Ditutup Merah di 5.103

Jumat, 16 Oktober 2020 | 15:25 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Aksi profit taking atau ambil untung dan macetnya negosiasi stimulus penanganan Covid-19 di AS menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir pekan hingga ditutup di zona merah.

“Market masih tunggu pembahasan stimulus di AS, sementara Omnibus Law masih mengalami penolakan dan aksi profit taking masih membuat indeks tertekan hari ini,” kata Sifhan Helmy, Head of Reasearch OCBC Sekuritas dalam Closing Market BeritaSatuTV, Jumat sore.

Isfhan Helmy, Head of Research OCBC Sekuritas. Sumber: BSTV
Isfhan Helmy, Head of Research OCBC Sekuritas. Sumber: BSTV

IHSG pukul 15.00 WIB terpantau terkoreksi 1,74 poin atau 0,03% di level  5.103,41.

Sebaliknya Indeks LQ45 justru terangkat 0,07% ke posisi 783.452.

Sementara bursa regional terpantau mixed.

Kinerja bursa regional Jumat siang (16/10/2020) Sumber: BSTV
Kinerja bursa regional Jumat siang (16/10/2020) Sumber: BSTV

Sebanyak 10,1 miliar lebih lembar saham telah diperdagangkan hingga tutup sesi II, dengan nilai perdagangan mencapai Rp 7,3 triliun, dan frekuensi perdagangan sebanyak 653.061 kali transaksi.

Tujuh sektor berkinerja positif namun hanya mampu untuk menipiskan koreksi. 

Penguatan terbesar dialami sektor aneka industri yang naik 2,89%, disusul sektor pertambangan yang menguat 0,75%, dan sektor manufaktur yang tumbuh 0,68%.

Sementara sektor finance berkurang 0,67% dan memimpin pelemahan, diikuti sektor perdagangan dan sektyor infrastruktur yang  tergerus 0,46%, dan 0,27%.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN