Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung memotret layar perdagangan saham di gedung BEI. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Pengunjung memotret layar perdagangan saham di gedung BEI. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Sentimen Global Bayangi IHSG

Farid Firdaus, Senin, 13 Mei 2019 | 13:41 WIB

 

JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan cenderung bergerak mendatar (sideways), pekan ini. Pelaku pasar akan mencermati negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang tengah berlangsung.

Pekan ini, IHSG diprediksi bergerak pada kisaran 6.150-6.280. Sementara itu, pada perdagangan Jumat pekan lalu (10/5), IHSG ditutup menguat 0,17% ke level 6.209,12.

Ekonom dan analis PT Samuel Asset Management Lana Soelistianingsih mengatakan, pelaku pasar modal kemungkinan belum mampu sepenuhnya memprediksi apa yang bakal terjadi jika pemerintah AS meningkatkan tarif dari 10% menjadi 25% atas impor produk Tiongkok senilai sekitar US$ 200 miliar. Hingga kini juga belum ada penjelasan detail mengenai apa yang akan dilakukan pemerintah Tiongkok.

“Sejauh ini, sentimen global yang paling berpengaruh. Karena belum ada kejelasan, pasar akan cenderung netral. Artinya di situ-situ saja, agak sulit (IHSG) untuk terangkat kembali ke level 6.400,” ujar dia kepada Investor Daily, Jakarta, Sabtu (11/5).

IHSG pada perdagangan Jumat (10/5) tercatat naik, merespons data defisit transaksi berjalan kuartal I-2019 yang membaik dibanding kuartal sebelumnya. Namun demikian, selama pekan lalu, IHSG terkoreksi 1,75%.

Baca selengkapnya di https://subscribe.investor.id/

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN