Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
wall street.

wall street.

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Laporan Laba dan Data Ekonomi

Sabtu, 15 Februari 2020 | 09:01 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

WALL STREET, investor.id - Saham-saham di Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena investor mencerna data ekonomi terbaru serta laporan laba triwulanan beberapa perusahaan di tengah meningkatnya ancaman Covid-19 (Corona Virus Disease 209).

Saham-saham AS menguat di akhir sesi setelah laporan CNBC, mengutip satu sumber, bahwa Gedung Putih mempertimbangkan insentif pajak bagi warga Amerika untuk membeli saham.

Investor juga masih berusaha untuk mengukur dampak ekonomi dari wabah virus korona Tiongkok, dengan adanya laporan dari otoritas kesehatan Tiongkok yang mengatakan lebih dari 5.000 kasus baru pada Jumat (14/2/2020).

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 25,23 poin atau 0,09%, menjadi berakhir di 29.398,08 poin. Indeks S&P 500 bertambah 6,22 poin atau 0,18%, menjadi ditutup di 3.380,16 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir naik 19,21 poin atau 0,20%, menjadi 9.731,18 poin.

Dalam data ekonomi, indeks sentimen konsumen Universitas Michigan berada di 100,9 untuk Februari, lebih tinggi dari 99,8 pada Januari.

Perkiraan awal penjualan ritel dan layanan makanan AS untuk Januari 2020, disesuaikan untuk variasi musiman serta perbedaan hari libur dan perdagangan, tetapi tidak untuk perubahan harga, mencapai US$ 529,8 miliar, meningkat 0,3% dari bulan sebelumnya, dan 4,4 % di atas Januari 2019, Departemen Perdagangan AS mengatakan Jumat (14/2/2020).

Dalam berita perusahaan, Nvidia melaporkan hasil kuartalan pada Kamis (13/2/2020) setelah bel penutupan yang mengalahkan ekspektasi analis.

Perusahaan semikonduktor itu mencatat pendapatan US$ 3,11 miliar, naik 41% dari tahun sebelumnya, dengan laba per saham dilusian mencapai US$ 1,53, naik 66% dari setahun lalu. Saham Nvidia melonjak tujuh persen untuk hari itu.

Pasar Amerika Serikat akan ditutup pada Senin (17/2/2020) untuk Hari Presiden.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : ANTARA

BAGIKAN